DPRD Jateng Soroti 19 Titik Pengeboran Geotermal, ESDM Diminta Temui Warga
DPRD Jateng menerima informasi 19 titik pengeboran geotermal dan meminta ESDM serta PLN menemui warga di sekitar Gunung Ungaran.
Rumah yang menjadi pusat ajaran Kerajaan Ubur-ubur yang dipimpin Siti Aisyah, di RT2/RW7 Lingkungan Sayabulu, Kota Serang, Banten, dikepung massa, Selasa (14/8/2018) malam. /Suara.com-Anggy Muda
Harianjogja.com, SERANG- Terjadi pengepungan massa pada rumah yang menjadi pusat ajaran Kerajaan Ubur-ubur yang dipimpin Siti Aisyah, di RT2/RW7 Lingkungan Sayabulu, Kota Serang, Banten, Selasa (14/8/2018) malam.
Alhasil, aparat kepolisian dan tokoh masyarakat terpaksa melakukan evakuasi terhadap 11 anggota Kerajaan Ubur-Ubur yang berkukuh bertahan di “istananya”.
Sebelas anggota yang terdiri dari dua perempuan dan sembilan lelaki ini, dievakuasi menggunakan dua minibus milik Polres Serang Kota, guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
"Ada 11 orang yang kami amankan. Tujuannya menghindari hal yang tidak di inginkan," kata Komisaris Irwanda, Kapolsek Serang, seusai mengevakuasi pengikut Kerajaan Ubur-ubur.
Siti Aisyah sendiri tidak ikut dievakuasi, karena dia sudah mengungsi ke rumah keluarganya sejak Selasa siang. Sedangkan suaminya, Rudi Chairul Anwar, ikut serta diamankan oleh pihak kepolisian.
"Rumah itu sudah diberi garis pembatas dan dijaga polisi,” terangnya.
Saat dievakuasi, menurut Irwanda, tidak ada penolakan dari anggota Kerajaan Ubur-ubur. Mereka mengikuti perintah dari pihak kepolisian dan tokoh masyarakat setempat.
"Diharapkan tidak kembali lagi ke sini, karena meresahkan masyarakat. Tapi kami akan koordinasi dengan warga," jelasnya.
Sebelum dievakuasi, perwakilan polisi dan tokoh masyarakat, masuk ke dalam rumah Kerajaan Ubur-ubur untuk memberikan penjelasan keseluruh anggotanya.
Saat dilakukan evakuasi, anggota kepolisian baik berseragam dan pakaian sipil, ikut mengamankan lokasi, lantaran banyaknya warga yang berkerumun di sekitar rumah Kerajaan Ubur-ubur.
Rumah itu kini dalam keadaan terkunci. Hingga berita ini diunggah, polisi masih berjaga. Warga juga masih berkerumun di sekitar Kerajaan Ubur-ubur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
DPRD Jateng menerima informasi 19 titik pengeboran geotermal dan meminta ESDM serta PLN menemui warga di sekitar Gunung Ungaran.
Hamzah Batik Malioboro terbakar Senin dini hari. Sebanyak 12 mobil damkar, water cannon Polresta Jogja dan truk damkar TNI dikerahkan.
28 September 2026 diperingati sebagai Hari Kereta Api Nasional, Hari Pertambangan dan Energi, Hari Hak untuk Tahu, dan Hari Rabies Sedunia.
28 September 2026 diperingati sebagai Hari Kereta Api Nasional, Hari Pertambangan dan Energi, Hari Hak untuk Tahu, dan Hari Rabies Sedunia.
Prakiraan cuaca DIY Senin, 28 September 2026: suhu maksimum 33°C, udara kabur di Kota Jogja, Bantul, dan Kulonprogo. Cek rinciannya.
Cek jadwal SIM Keliling Jogja Senin 28 September 2026, lokasi layanan, jam operasional, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.