WFH ASN Resmi Diperpanjang hingga Akhir September 2026
Pemerintah memperpanjang kebijakan WFH ASN sehari dalam sepekan hingga akhir September 2026 dengan pelayanan publik tetap berjalan penuh.
Burung gagak/Newsneednews
Harianjogja.com, PARIS-Bukan hanya manusia yang dibekali oleh tingkat kecerdasan yang sangat tinggi, melainkan juga beberapa makhluk hidup lainnya. Mereka pun tak kalah pintarnya dengan manusia.
Salah satu hewan yang memiliki kecerdasan tinggi dan mudah untuk dilatih adalah burung. Di Paris, Prancis, enam ekor gagak sengaja dilatih secara khusus untuk mengambil puntung rokok dan aneka sampah yang berserakan di jalanan.
Mereka akan dilepaskan untuk bekerja membersihkan beberapa area pada minggu depan. Adapun area yang akan mereka bersihkan adalah taman bertema sejarah Prancis.
Tindakan ini bukanlah semata-mata tanpa alasan. Namun, kegiatan ini berfungsi untuk menyadarkan masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan. Pengelola taman ini berharap masyarakat merasa malu dengan kehadiran burung pintar tersebut dan mulai menjaga semuanya agar tetap bersih.
“Tujuannya bukan hanya untuk membersihkan, namun menyadarkan para pengunjung agar selalu berhati-hati untuk menjaga semuanya tetap bersih,” tutur Nicolas de Villiers yang bertugas di Taman Puy du Fou, sebagaimana dilansir dari Arab News, Senin (12/8/2018).
Selain itu Nicolas juga ingin memberikan edukasi kepada para pengunjung untuk terus menjaga kebersihan lingkungan. Oleh sebab itu sarana menyampaikan pesan melalui burung, dianggap paling efektif.
Sebagaimana diketahui, anggota keluarga burung gagak dianggap memiliki kecerdasan yang sangat tinggi. Dalam situasi yang tepat, meteka suka berkomunikasi dengan manusia dan membangun hubungan tersebut dengan cara bermain.
Kabarnya burung-burung kecil tersebut akan diajak untuk membersihkan taman dengan menggunakan kotak kecil yang memberikan santapan lezat. Burung tersebut akan menerima makanan yang enak setiap kali mereka menyimpan puntung rokok atau potongan kecil sampah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Pemerintah memperpanjang kebijakan WFH ASN sehari dalam sepekan hingga akhir September 2026 dengan pelayanan publik tetap berjalan penuh.
Selomartani mulai mengembangkan pertanian cerdas berbasis IoT melalui CSR AAMAI 2026 untuk memperkuat ketahanan pangan dan produktivitas petani.
DPRD DIY menyoroti alih fungsi lahan pertanian 150-200 hektare per tahun dan meminta RPPLH 2026-2056 menjadi dasar pembangunan berkelanjutan.
PDI Perjuangan Sleman menggelar sarasehan Kudatuli untuk memperkuat militansi kader, menjaga soliditas partai, dan menyerap aspirasi senior.
Sebanyak 4.278 anak di Sleman tercatat tidak sekolah. Pemkab meluncurkan Gandheng ATS berbasis EWS untuk mendeteksi risiko putus sekolah.
Brussels memperpanjang status waspada kekeringan level kuning akibat cadangan air tanah terus menurun dan cuaca kering yang masih berlanjut.