Anggaran Paskibraka Jateng Dipangkas, Kuota Tetap 45 Orang
Anggaran Paskibraka Jateng 2026 turun menjadi Rp500 juta-Rp600 juta. Kuota 45 peserta tetap dipertahankan untuk upacara HUT RI.
Ilustrasi pelajar./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JAKARTA -- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menggulirkan tiga kebijakan besar dalam rangka mempersiapkan generasi emas penerus bangsa di era global.
Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemendikbud Supriano mengatakan guru dan tenaga kependidikan (GTK) memegang peranan penting dalam persiapan generasi muda yang mampu menghadapi berbagai tantangan zaman.
Melalui Pemilihan GTK Beprestasi dan Berdedikasi 2018, Kemendikbud mendorong semakin banyak guru yang mampu mempersiapkan peserta didik menjadi generasi emas Indonesia.
"Pendidik dan tenaga kependidikan adalah agen perubahan di daerah. GTK berprestasi dan berdedikasi inilah yang akan menjadi role model di daerahnya masing-masing," ucap dia, Senin (13/8/2018).
Untuk itu, Kemendikbud menetapkan tiga kebijakan khusus. Pertama, gerakan literasi nasional, di mana bukan hanya terkait baca tulis, tetapi juga terkait informasi literasi teknologi terutama digital.
"Negara yang mampu bersaing adalah yang mampu menguasai teknologi, informasi, sumber daya, dan bisnis," ujar Supriano.
Kedua, pembelajaran abad 21 yang salah satunya diupayakan melalui Kurikulum 2013. Terdapat empat kompetensi dasar yang wajib dimiliki setiap peserta didik, yakni kompetensi untuk berpikir kritis.
Kemudian, kemampuan berkomunikasi, baik melalui media maupun secara interaksi langsung. Setelah itu, kemampuan berkolaborasi dan kerja sama serta kreativitas untuk menghasilkan inovasi.
Selain kompetensi, menurut dia, pemerintah juga memandang perlunya penguatan karakter peserta didik.
"Ketiga, yang paling penting adalah karakter. Banyak orang cerdas, tetapi gagal karena tidak memiliki karakter yang baik. Dalam panduan kita jelas, nasionalis, religius, mandiri, gotong royong, dan kejujuran [integritas]," jelas Supriano.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Anggaran Paskibraka Jateng 2026 turun menjadi Rp500 juta-Rp600 juta. Kuota 45 peserta tetap dipertahankan untuk upacara HUT RI.
Bupati Temanggung Agus Setyawan mengajak warga mengawasi revitalisasi sekolah swakelola agar pembangunan sesuai kebutuhan.
Pemerintah mengalokasikan Rp820,9 triliun untuk pendidikan pada RAPBN 2027, termasuk PIP, KIP Kuliah, MBG, dan Sekolah Garuda.
Instagram resmi mengganti logo teks atau wordmark setelah 10 tahun. Desain baru menuai pro dan kontra karena banyak pengguna salah membaca tulisan Instagram men
Ledakan industri drama AI di China melahirkan bisnis baru berupa lisensi wajah manusia. Warga mendapat bayaran hingga Rp12 juta, namun risiko penyalahgunaan dat
AFC resmi menolak banding Persib Bandung terkait kericuhan suporter saat ACL 2. Maung Bandung tetap didenda Rp3,5 miliar dan menjalani laga tanpa penonton.