AI Google Keliru, Kamera Flock Disebut Simpan Emas Rp12,5 Juta
AI Overviews Google keliru menyebut kamera Flock Safety mengandung emas hingga Rp12,5 juta. Studi juga menemukan banyak jawaban AI tak akurat.
Ilustrasi rupiah/Reuters
Harianjogja.com, BENGKALIS- Operasi tangkap tangan (OTT) dilakukan tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Kepolisian Resor Bengkalis, Polda Riau di salah satu perguruan tinggi negeri di Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau.
Kepala Bidang Humas Polda Riau Kombes Sunarto, di Pekanbaru, Jumat (27/7/2018), mengatakan dalam operasi itu petugas menyita sejumlah uang yang diduga bentuk penyelewengan dalam pembayaran uang kuliah semester ganjil.
"Total uang hasil OTT yang diamankan penyidik sebesar Rp18.900.000," katanya.
Sunarto mengatakan bahwa OTT tersebut dilakukan pada Rabu (25/7/2018) lalu pada salah satu perguruan tinggi terkemuka di Kabupaten Bengkalis.
Satu orang pelaku ditangkap dari operasi tersebut. Dia menjelaskan pelaku itu berinisial DM (36), seorang perempuan yang merupakan staf administrasi umum dan keuangan sekolah.
Hasil penyelidikan sementara, dugaan pungutan liar yang dilakukan pelaku adalah dengan menggelembungkan biaya pembayaran semester ganjil dari yang semestinya.
"Modusnya menerima pembayaran semester ganjil sebesar Rp1,5 juta per mahasiswa. Tetapi sesuai ketentuan pembayaran tersebut hanya sebesar Rp1,2 juta," ujarnya.
Pelaku berdalih selisih Rp300.000 tersebut untuk keperluan operasional pendidikan. Total terdapat 59 mahasiswa yang telah menyetor uang untuk pembayaran semester ganjil itu.
Lebih jauh, selain menyita uang tunai, polisi juga menyita sejumlah barang bukti seperti satu lembar kuitansi pembayaran semester ganjil 2018 serta daftar nama mahasiswa yang telah melunasi pembayaran.
Kasus itu kini masih terus didalami oleh jajaran Polres Bengkalis. Dalam sepekan terakhir, jajaran Polda Riau menggelar dua OTT. Selain di Bengkalis, OTT pungli juga dilakukan di Kantor Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Siak.
Dua pelaku ditangkap dari operasi pungli yang diduga berkaitan dengan pengurusan sertifikat lahan tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
AI Overviews Google keliru menyebut kamera Flock Safety mengandung emas hingga Rp12,5 juta. Studi juga menemukan banyak jawaban AI tak akurat.
DPRD Gunungkidul mendorong tambahan Rp400 juta untuk dropping air karena alokasi 3.000 tangki diperkirakan habis sebelum kekeringan berakhir.
Pemerintah menyiapkan tanda kehormatan HUT ke-81 RI. Sejumlah menteri masuk daftar calon penerima, termasuk individu berprestasi di bidang teknologi.
PLN UID Yogyakarta menargetkan penambahan 26 SPKLU di DIY hingga akhir 2026. Saat ini sudah ada 33 unit yang terbangun.
Kubu Febrie Adriansyah buka suara soal kematian Sutrimo. Keluarga menyebut almarhum telah lama mengidap diabetes.
Lakon Tatu membawa kisah cinta, kesetiaan, dan luka pasca-Perjanjian Giyanti hingga mengantar Sleman meraih Penyaji Terbaik I.