Harga Cabai Rawit di Temanggung Naik Jadi Rp65.000 per Kg
Harga cabai rawit di Temanggung naik menjadi Rp65.000 per kilogram akibat produksi menurun karena cuaca hujan dan permintaan tinggi.
Seorang bocah terlihat di puing-puing bangunan yang rusak di Douma, Ghouta Timur, di Damaskus, Suriah 21 Maret 2018./Reuters
Harianjogja.com, DEN HAAG-Laporan awal pengawas senjata kimia dunia mengatakan, pada Jumat, berbagai bahan kimia berklorin ditemukan di lokasi serangan di Douma, Suriah, pada April yang menewaskan puluhan warga dan memicu serangan udara Inggris, Prancis dan Amerika Serikat.
Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW) mengirim misi pencari fakta ke Douma pada pertengahan April, kira-kira seminggu setelah serangan 7 April di daerah kantong dekat Damaskus.
"Bersama dengan residu eksplosif, berbagai bahan kimia organik yang diklorinasi ditemukan dalam sampel dari dua lokasi," katanya, menunjukkan bahwa klorin mungkin telah digunakan sebagai senjata.
OPCW mengatakan bahwa timnya melanjutkan pekerjaannya untuk menetapkan signifikansi hasil.
"Organisasi harus bergerak cepat untuk menyelesaikan penyelidikannya dan menentukan apakah serangan senjata kimia berlangsung di Douma," demikian Human Rights Watch yang berbasis di New York dalam sebuah pernyataan.
"Sementara organisasi harus menerapkan otoritas baru untuk menentukan tanggung jawab penggunaan senjata kimia di Suriah," katanya.
Pekan lalu, negara-negara anggota OPCW memberikan suara untuk memberi badan tersebut kekuatan baru untuk menetapkan kesalahan atas serangan. Peran itu telah dilakukan di Suriah oleh misi bersama OPCW-Perserikatan Bangsa-Bangsa, tetapi pembaruan mandatnya diveto oleh Rusia pada November.
OPCW telah mendokumentasikan penggunaan sistematis amunisi terlarang dalam perang sipil Suriah, termasuk racun syaraf sarin dan gas mostar sulfur. Badan tersebut tidak menetapkan siapa yang salah atas serangan tersebut.
Di Douma, para pengawas OPCW mengunjungi dua tempat di mana mereka mewawancarai para saksi dan mengambil sampel, yang dibagi di laboratorium mereka di Belanda dan diteruskan ke laboratorium nasional yang berafiliasi untuk diuji.
Dua sampel yang diambil dari tabung gas di tempat kejadian dinyatakan positif mengandung bahan kimia organik yang diklorinasi, kata laporan itu.
Washington dan pemerintah Barat lainnya menyalahkan pasukan pemerintah Suriah atas serangan di Douma.
Pemerintah Suriah menyangkal menggunakan senjata kimia selama perang sipil yang panjang di negara itu, tetapi penyelidikan bersama sebelumnya dari PBB dan OPCW menemukan bahwa pemerintah Suriah menggunakan racun syaraf sarin dalam serangan April 2017 dan juga beberapa kali menggunakan klorin sebagai senjata. Pihak tersebut menyalahkan militan ISIS atas untuk penggunaan gas mostar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Harga cabai rawit di Temanggung naik menjadi Rp65.000 per kilogram akibat produksi menurun karena cuaca hujan dan permintaan tinggi.
Janice Tjen hadapi Caijsa Wilda Hennemann di babak pertama WTA 250 Rabat 2026 dengan status unggulan pertama turnamen.
Pemuda 20 tahun ditangkap di Palagan Sleman setelah kedapatan membawa celurit saat dini hari dalam kondisi diduga mabuk.
Pemkot dan DPRD Kota Jogja mengalihkan kunjungan kerja ke kampung wisata untuk mendongkrak UMKM dan promosi pariwisata.
Samsung luncurkan HP refurbished Certified Re-Newed di India, Galaxy S25 Ultra bisa lebih murah hingga selisih jutaan rupiah.
Warga Sitimulyo Bantul datangi rumah lurah usai ucapan dinilai menyinggung dukuh saat kerja bakti pohon jati.