Lawan Kotak Kosong, Pilkada Tangerang Didatangi 40 Negara Asing

Newswire
Newswire Rabu, 27 Juni 2018 14:17 WIB
Lawan Kotak Kosong, Pilkada Tangerang Didatangi 40 Negara Asing

Pilkada Tangerang. /Suara.com-Oke Atmaja

Harianjogja.com, TANGERANG- Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kota Tangerang hanya diikuti satu pasangan calon.

Karenanya, pesta demokrasi di daerah menjadi sorotan negara asing. Tercatat ada 40 perwakilan negara asing datang ke Indonesia untuk mempelajari Pilkada Serentak di tanah air.

Di Tangerang, rombongan perwakilan negara asing mendatangi sejumlah tempat pemungutan suara (TPS). Salah satunya di TPS 1, Kampung Berkelir, Kelurahan Babakan, Tangerang, Banten.

Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Afifudin mengatakan, kegiatan tersebut berkaitan dengan program untuk mengajak sejumlah delegasi negara tetangga memantau proses pelaksanaan Pemilu di daerah calon tunggal.

"Kita pilih Tangerang salah satunya sebagai pembelajaran, karena di sini calon tunggal. Nantinya mereka (perwakilan negara asing) akan kami minta juga mendiskusikan hasil dari studi banding ini. Di sini juga kita minta mereka perhatikan proses penyelenggaraan dan pemilihannya," kata Afifudin, Rabu (27/6/2018).

Sejumlah negara yang ikut memantau proses Pilkada di Tangerang seperti dari Australia, Timor Leste, Amerika Serikat, Srilangka, Filipina dan Thailand.

Salah seorang perwakilan Australia, Ayoana mengatakan, pemilihan dengan satu calon pemimpin tersebut disebutnya sangat unik dan menjadikan pembelajaran baru sebagai bentuk demokrasi.

"Bagus, saya juga belajar bagaimana prosesnya dan di sini juga satu pasangan calon, kita banyak belajar dan nanti akan didiskusikan," kata dia.

Untuk diketahui total jumlah suara di Kota Tangerang kurang lebih 1 juta penduduk yang masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online