Hari Pertama Pimpin BGN, Sudaryono Minta Tinggalkan Persoalan Hukum
Sudaryono meminta jajaran BGN fokus membenahi tata kelola MBG dan tidak larut dalam persoalan hukum yang tengah diproses aparat.
Ilustrasi terorisme/JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA - Polisi menangkap dua teduga teroris yang diduga terkait jaringan ISIS.
Dua terduga teroris AS dan AZW Alias MRS yang ditangkap di Jalan Tole Iskandar, Sukmajaya, Depok, Jawa Barat diketahui pernah mengikuti pelatihan semi militer bersama dengan Komandan ISIS untuk wilayah Asia Tenggara asal Indonesia, Bahrumsyah.
Bahrumsyah sendiri merupakan pentolan ISIS perwakilan Indonesia yang tewas pada Maret 2017 saat melakukan amaliyah di Negara Suriah.
"Mengikuti pelatihan semi militer di gunung gede 2014 bersama Bahrumsyah dan Ahmad Syarifudin," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Mohammad Iqbal, Jakarta, Sabtu (23/6/2018).
Berdasarkan deteksi dini Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror, kedua teroris itu disinyalir akan segera melakukan aksi terornya dalam waktu dekat.
Menurut Iqbal, aksi amaliyah kedua terduga teroris itu diduga kuat akan melakukan penyerangan saat pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018 di Jawa Barat.
"Merencanakan amaliyah dalam pelaksanaan pilkada Jabar 2018," ungkap Iqbal.
Aksi penangkapan kedua terduga pelaku sendiri sempat diwarnai drama baku tembak dengan Densus 88 Antiteror di Jalan Tole Iskandar, Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat. Baku tembak itu terjadi saat kedua pelaku mengendarai motor dan menembaki aparat kepolisian.
Karena dinilai membahayakan aparat, Tim Densus 88 Antiteror akhirnya menembak mati kedua teroris tersebut. Kedua teroris tersebut akhirnya meninggal dunia dan dibawa ke RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.
"Petugas terpaksa melakukan upaya pelumpuhan, yang mengakibatkan kedua terduga teroris meninggal dunia," tutur Iqbal.
Sejumlah barang bukti pun diamankan dalam penangkapan itu, antara lain, satu bilah pisau komando, satu pucuk pistol FN lengkap dengan magasin dan peluru 9 MM sebanyak 10 butir.
Tim Densus 88 Antiteror melakukan operasi penangkapan terhadap terduga teroris di Kota Depok, Jawa Barat, hari ini. Dalam kegiatan itu, aparat menangkap tiga orang yang diduga akan melancarkan aksi terornya.
Selain dua orang yang ditembak mati, Densus 88 juga menangkap seorang terduga teroris lainnya berinisial MM di kawasan Mekar Jaya, Sukmajaya Depok, Jawa Barat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Sudaryono meminta jajaran BGN fokus membenahi tata kelola MBG dan tidak larut dalam persoalan hukum yang tengah diproses aparat.
DPKP DIY menyiapkan strategi menghadapi musim kemarau, mulai dari varietas padi tahan kekeringan hingga optimalisasi irigasi dan pompa air.
Bank Sampah Berlian 08 di Jogja memanfaatkan minyak jelantah sebagai bahan bakar pirolisis sampah plastik residu sehingga proses lebih cepat dan hemat.
Jadwal imsak, Subuh, dan Maghrib di DIY pada Kamis 30 Juli 2026 untuk puasa sunnah Kamis. Cek waktu sahur dan berbuka di sini.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 30 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Simak 12 perjalanan dan tarif Commuter Line Rp8.000.
KPK mendalami penukaran 46.500 dolar Singapura yang diduga disiapkan Suhardiman Amby untuk Raja Juli Antoni dalam penyidikan kasus Kuansing.