KPK Dalami Temuan Uang di Rumah Plt Gubernur Riau
KPK mendalami temuan uang di rumah Plt Gubernur Riau dalam penyidikan kasus dugaan pemerasan di Pemprov Riau.
Banjir./Ist-Basarnas Kendari via Okezone
Harianjogja.com, KONAWE UTARA - Banjir bandang melanda Desa Tambakua, Kecamatan Landawe dan Desa Polora Indah, Kecamatan Langgikima, Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (22/5/2018). Tujuh rumah dilaporkan hanyut.
Warga yang rumahnya hanyut, berteriak histeris di daerah ketinggian, mereka tidak bisa berbuat banyak, lantaran arus banjir cukup deras.
Air bah mulai masuk permukiman warga, sekira pukul 05.58 Wita, dan ketinggian air mencapai lima hingga 10 meter, pada pukul 10.00 Wita.
Untungnya, sejumlah warga terdampak banjir, telah memindahkan barang-barang mereka ke rumah sanak keluarga berada di ketinggian.
Banjir, juga melumpuhkan aktivitas lalu lintas jalan transulawesi, di Kecamatan Langgikima, menghubungkan Sulawesi Tenggara dengan Sulawesi Tengah.
Meluapnya Air sungai matabenua, di Konut, lantaran tidak mampu menahan debit air, setelah guyuran hujan deras sejak Minggu 20 Mei hingga Selasa (22/05/2018), menjadi penyebab terjadinya banjir bandang di Desa Tambakua, Kecamatan Landawe dan Desa Polora Indah, Kecamatan Langgikima.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa banjir bandang ini. Kantor SAR Kendari, telah menerjunkan 10 personelnya di lokasi kejadian beserta peralatan pertolongan, yang dibutuhkan warga di lokasi banjir.
“Hingga Pukul 17.50 Wita, hasil pemantauan dari tim yangg di lapangan, debit air belum juga surut, tim rescue Basarnas Kendari, masih di standby kan di posko utama Desa Polaaro, Kecamatan Langgikima, Kabupaten Konawe Utara” jelas Wahyudi, Humas Kantor SAR Kendari.
Hingga saat ini, warga di dua desa, Kecamatan Landawe dan Langgikima, masih siaga, sebab guyuran hujan hingga selasa malam, masih terus terjadi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
KPK mendalami temuan uang di rumah Plt Gubernur Riau dalam penyidikan kasus dugaan pemerasan di Pemprov Riau.
Sekolah Rakyat Kulonprogo mulai beroperasi pada 31 Juli 2026 meski pembangunan fisik belum sepenuhnya rampung.
PBB mencatat tingkat kelaparan global menurun pada 2025, tetapi target Nol Kelaparan 2030 masih menghadapi berbagai tantangan.
Investasi di Gunungkidul pada semester pertama 2026 mencapai Rp487,66 miliar atau 56,8% dari target investasi tahun ini.
Anggaran perbaikan Jalan Kunduran-Blora direvisi dari Rp14 miliar menjadi Rp2 miliar. DED pekerjaan pun disesuaikan dengan alokasi terbaru.
Kolaborasi lintas negara tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata bersama masyarakat.