Menag Lukman Hakim: Sisi Agama Penting Dibawa ke Politik
Sisi keagamaan dalam berpolitik merupakan hal yang penting. Karenanya, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menilai bahwa membawa agama dalam berpolitik itu penting.
Kate Middleton (kiri) dan Meghan Markle (kanan)./Istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA — Gaun pengantin menjadi salah satu pusat perhatian pada pernikahan Meghan Markle dengan Pangeran Harry, Sabtu (19/5/2018) lalu. Tak jarang publik membandingkannya dengan gaun pengantin yang dikenakan Kate Middleton pada Royal Wedding sebelumnya.
Gaun pengantin yang dikenakan Meghan Markle dalam upacara pernikahannya dengan Pangeran Harry, Sabtu (19/5/2018), memukau seluruh tamu undangan yang hadir karena tampilannya yang terkesan sederhana tapi anggun.
Gaun ini pun sukses menjadi bahan pemberitaan oleh seluruh media dunia, tidak berbeda dengan gaun pengantin yang dikenakan oleh Kate Middleton saat menikah dengan Pangeran William pada 29 April 2011.
Sama-sama mengenakan gaun berwarna putih, lalu apakah perbedaan dari kedua gaun yang dikenakan oleh menantu Pangeran Charles ini?
Dilansir dari laman resmi royalcollection.org, gaun pengantin Kate dirancang oleh Sarah Burton dari rumah mode Alexander McQueen. Gaunnya berwarna putih gading dari kain brukat dengan bentuk gaun yang mengembang dan memanjang di bagian bawah gaun.
Kemudian, bagian atasnya bermodel see through dari renda dengan potongan garis V-neck pada bagian dada. Detail renda pada gaun tersebut menggabungkan mawar, thistle, daffodil, dan shamrock.
Tudung kepala yang dikenakannya juga terlihat sederhana dan tidak sepanjang yang dikenakan oleh Meghan. Tudung ini terbuat dari lapisan sutra gading-tulle dengan hiasan bunga-bunga yang disulam tangan.
Sepatunya juga didesain khusus oleh tim Alexander McQueen dan dihiasi renda yang sama dengan renda pada gaun.
Sementara itu, gaun pengantin Meghan berwarna putih polos tampak lebih sederhana sekaligus modern dibandingkan dengan gaun milik Kate. Gaun ini berpotongan lurus juga ramping—memperlihatkan siluet pinggang Meghan—dengan bentuk off shoulder di atasnya, juga menunjukkan potongan body contour dan mengembang sekaligus berekor panjang di bagian bawah.
Dilansir dari royal.uk, gaun ini terbuat dari perpaduan kain sutra dan sutra organza lapis tiga pada bagian bawahnya. Untuk tudung kepala, Meghan memilih mengenakan tudung sepanjang lima meter—mengingatkan kita dengan tudung kepala yang dikenakan mendiang Putri Diana pada pernikahannya.
Tudung tersebut memiliki detail gambar berbagai bunga utama yang tumbuh di negara-negara Persemakmuran, dilengkapi tiara berlian milik Ratu Mary.
Tudung kepala ini terbuat dari kain sutra tulle dan hiasan bunga-bunga disulam dari benang sutra dan organza. Untuk sepatu, Meghan mengenakan sepatu berdesain couture juga dari rumah mode Givenchy.
Yang paling mencolok dari tampilan kedua menantu kerajaan ini adalah pada riasan wajah mereka. Tampilan riasan natural Meghan pada pernikahannya adalah hasil make up artist (MUA) Daniel Martin, sedangkan rambutnya dibentuk sanggul dan diberikan aksen berantakan yang sederhana oleh Serge Normant.
Adapun Kate dulu lebih memilih mendandani wajahnya sendiri dengan riasan yang lebih tegas. Hal ini terlihat pada pemilihan warna gelap di eyeshadow dan blush on berwarna merah muda.
Rambut Kate pun dibiarkan tergerai dengan detail bergelombang di bagian bawah. Tidak lupa, dia juga mengenakan tiara buatan Cartier.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis Indonesia
Sisi keagamaan dalam berpolitik merupakan hal yang penting. Karenanya, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menilai bahwa membawa agama dalam berpolitik itu penting.
Kemenkes menyiapkan tiga langkah untuk memperkuat peran bidan dalam menangani kesehatan mental ibu hamil dan ibu menyusui.
BI menyebut pelemahan rupiah hingga tembus Rp17.500 per dolar AS dipicu konflik global dan meningkatnya permintaan dolar.
Nadiem Makarim mengaku sakit hati dituntut membayar Rp5,67 triliun dalam kasus dugaan korupsi Chromebook Kemendikbudristek.
Polisi mengungkap tarif day care ilegal di Pakem Sleman mencapai Rp50 ribu per hari. Orang tua mengaku menitipkan bayi karena sibuk bekerja.
Kejagung masih menyelidiki dugaan pengurusan perkara yang menyeret Aspidum Kejati Sumsel Atang Pujiyanto.