Menag Lukman Hakim: Sisi Agama Penting Dibawa ke Politik
Sisi keagamaan dalam berpolitik merupakan hal yang penting. Karenanya, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menilai bahwa membawa agama dalam berpolitik itu penting.
Pemandangan sungai Citarum di kawasan Rajamandala, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Senin (15/1)./ANTARA-Raisan Al Farisi
Harianjogja.com, JAKARTA—Sepanjang bantaran Sungai Citarum diketahui dihuni bakteri Pseudomonas Aeruginosa. Bakteri yang sama juga diidentifikasi berada di bantara Sungai Ciliwung dan Cisadane.
Bakteri Pseudomonas Aeruginosa ini adalah jenis bakteri yang berbahaya bagi kesehatan manusia. “Menurut keterangan tim Medicuss Group, bakteri Pseudomonas Aeruginosa itu resisten terhadap antibiotik, jadi mereka yang terpapar dikhawatirkan bisa mengandung penyakit yang lebih parah," ungkap Doni Monardo, Sekretaris Jenderal Dewan Ketahanan Nasional, pada acara Afternoon Tea di Kantor Kemenko Bidang Kemaritiman, Jakarta, Jumat (11/5/2018).
Dikatakan Doni, berdasar diskusi dengan Dr. Joseph William dari Medicuss Grup, sangat mungkin kehadiran bakteri tersebut disebabkan limbah medis yang dibuang secara tidak bertanggung jawab ke bantaran sungai.
Saat masih menjabat sebagai Panglima Komando Daerah Militer III/Siliwangi, Doni dan tim Kodam berinisiatif membersihkan bantaran Sungai Citarum, Doni mengatakan bahwa timnya memang menemukan limbah medis yang dibuang.
"Kami menemukan limbah medis di lapangan, [di antaranya] yang ada tulisan kantong darah HIV/Aids, kami juga menemukan potongan-potangan tubuh manusia bekas operasi, di samping itu ada juga alat-alat bekas operasi dan sebagainya," kata Doni.
Doni menambahkan jika saat ini dilakukan penelitian kembali dan tidak ditemukan bakteri Pseudomonas Aeruginosa, maka kemungkinan pada musim hujan bakteri tersebut sudah larut. Namun, ia menambahkan, kemungkinan ini baru berdasarkan asumsi.
\\Kedua, Doni mengatakan jumlah mata air di DAS (Daerah Aliran Sungai) Citarum juga menyusut. Pada 2009 ditemukan sebanyak 300 mata air. Sedangkan ketika diteliti ulang oleh Ditjen Sumber Daya Air pada 2015, jumlahnya menyusut menjadi 144.
"Kemudian masyarakat yang tinggal di sepanjang Sungai Citarum, tahun 80 atau 90-an, yang dulunya bisa menggunakan air sumur sebagai air minum, sekarang tidak bisa. Mereka kini harus membeli air bersih untuk kebutuhan sehari-hari," lanjut Doni.
Terakhir, Doni menambahkan, menurut data dari sejumlah aktivis lingkungan, masalah Sungai Citarum tidak hanya berdampak di DAS Citarum. Kerusakan ekosistem terjadi mulai dari kutub barat sampai kutub timur wilayah Nasional.
"Terutama karena pengelolaan kawasan tambang, utamanya tambang emas, yang menggunakan merkuri dan juga sianida, dan ini tidak hanya harus diatasi oleh pemerintah, TNI, Polri, namun juga butuh perhatian dari semua pihak," tukasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis Indonesia
Sisi keagamaan dalam berpolitik merupakan hal yang penting. Karenanya, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menilai bahwa membawa agama dalam berpolitik itu penting.
Harga emas Pegadaian hari ini turun. Emas Antam Rp2,861 juta, UBS Rp2,788 juta, dan Galeri24 Rp2,756 juta per gram.
Jadwal Bus Malioboro–Parangtritis hari ini, tarif Rp12.000, solusi wisata hemat dan praktis di Yogyakarta.
Noel mempertanyakan tuntutan kasus korupsi K3 Kemenaker karena selisih hukuman dengan terdakwa lain dinilai terlalu tipis.
Jadwal SIM Kulonprogo 19 Mei 2026, tersedia layanan di Mal Pelayanan Publik Kulonprogo.
PLN DIY jadwalkan pemadaman listrik 19 Mei 2026 di Sleman, Bantul, dan Kota Jogja akibat pemeliharaan jaringan pukul 10.00–13.00 WIB.