HARIAN JOGJA HARI INI: Eksportir Kudu Simpan Devisa di Indonesia

Kusnul Isti Qomah
Kusnul Isti Qomah Rabu, 09 Mei 2018 10:17 WIB
HARIAN JOGJA HARI INI: Eksportir Kudu Simpan Devisa di Indonesia

Harian Jogja Hari Ini edisi 3.493, Rabu Wage (9/5/2018)./Harian Jogja-Kusnul Isti Qomah

Harianjogja.com, JAKARTA-Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menyentuh Rp14.000, level terendah sejak Desember 2015. Pemerintah dimimta memberlakukan capital control untuk memperkuat ketahanan nilai tukar rupiah dalam menghadapi gejolak.

Waspadai Hantavirus dari Tikus

Kasus hantavirus di Amerika Serikat kembali menyeruak ke publik setelah muncul korban meninggal dunia di Arizona, AS pada akhir April kemarin. Hantavirus merupakan penyakit langka yang menyebar melalui kotoran tikus. Hantavirus bisa menjadi wabah karena sebarannya bisa melalui air liur, urine maupun debu yang terkontaminasi. Berikut laporan yang dihimpun wartawan Harian Jogja, Kusnul Isti Qomah, dari berbagai sumber.

Tugas Berat Seto

SLEMAN-Tugas berat langsung dihadapi oleh Seto Nurdiantoro di tubuh PSS Sleman.

Bantul Tak Sanggup Tangani Abrasi

BANTUL-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul mengaku tidak sanggup untuk membenahi pengikisan tanah atau abrasi di sejumlah titik bantaran sungai di Bantul, karena besarnya anggaran yang dibutuhkan.

Tahura Bunder Diperluas Hingga Bantul

DANUREJAN-Demi manajemen yang lebih baik, Pemda DIY memperluas jangkauan Balai Pengelolaan Tahura Bunder dengan mengadopsi skema Kesatuan Pengelolaan Hutan Konservasi (KPHK). Dengan skema ini, wilayah yang dikelola Balai Pengelolaan Tahura Bunder bertambah hingga Bantul.

Dua Penjarah Wisma PSS Dibekuk

NGAGLIK-Wisma pemain sepak bola Persatuan Sepak Bola Sleman (PSS) di Dusun Jongkang, Desa Sariharjo, Kecamatan Ngaglik disatroni maling. Sejumlah perlengkapan sepak bola dan ponsel milik para pesepakbola lenyap digondol maling.

Bantul Kekurangan Petugas Kebersihan

BANTUL-Permasalah sampah di Bantul bukan hanya menyangkut masalah tempat pengolahan sampah terpadu (TPST). Namun, Dinas Lingkungan Hidup Bantul juga mengeluhkan kurangnya jumlah petugas kebersihan yang dimiliki.

Kerupuk dengan Rhodamin B Beredar di Pasar Wates

WATES-Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) DIY menemukan kerupuk mengandung pewarna Rhodamin B saat pengawasan bahan makanan di Pasar Wates, Selasa (8/5). Pengawas Farmasi BPOM Jogja, Rossy Hartati, mengatakan dalam pengawasan yang digelar, BPOM mengambil sampel 13 bahan makanan, Sebagian besar sampel makanan yang diambil yakni kerupuk, mi basah, klanting dan rengginang.

Proses PAW Tak Hormati Hukum

WONOSARI-Penerbitan surat peringatan dua yang dilayangkan Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional (PAN) Gunungkidul dan ditujukan ke Sarmidi dianggap tidak menghormati hukum.

Dugaan Perjokian Tak Terbukti

SLEMAN-Panitia Lokal (Panlok) 46 DIY menerjunkan tim Monitoring Evaluasi (monev) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) di hari pertama ujian mulai pukul 09.00 WIB sampai 15.00 WIB.

Menurut hasil monev, kecurigaan perjokian yang sempat ditemukan panitia tidak terbukti.

Industri Diimbau Tidak Perlu Khawatir

JOGJA-Pelaku industri diharapkan tetap tenang dalam memghadapi tekanan global yang terjadi, khususnya terkait peluang kenaikan suku bunga acuan oleh Bank Indonesia.

Pasar Mobil Bekas Mulai Ramai

JOGJA-Pasar mobil bekas di Jogja mulai ramai jelang Ramadan, salah satunya di Otobursa Sleman. Penjualan maupun pembelian di bursa mobil bekas Jalan Eks PJKA sepanjang dua kilometer tersebut mulai meningkat sejak dua minggu terakhir.

 

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Kusnul Isti Qomah
Kusnul Isti Qomah Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online