Negara Ini Ubah Zona Waktu Agar Warganya Bangun Siang Hari

Kusnul Isti Qomah
Kusnul Isti Qomah Sabtu, 05 Mei 2018 22:37 WIB
Negara Ini Ubah Zona Waktu Agar Warganya Bangun Siang Hari

Ilustrasi waktu/Harian Jogja-Kusnul Isti Qomah

Harianjogja.com, PYONGYANG-Korea Utara bukan negara pertama yang mengubah zona waktu. Ada beberapa negara lain yang juga pernah mengubah zona waktunya.

Dilansir dari BBC, Sabtu (5/5/2018), pada 2007, mantan Pemimpin Venezuela Hugo Chavez memundurkan kembali setengah jam. Ia mengatakan, itu akan memungkinkan lebih banyak orang bangun di siang hari.

Namun, banyak yang percaya dia paling ingin menjauhkan diri dari zona waktu musuh bebuyutannya, AS.

Pada 2016, penggantinya, Nicolás Maduro mengembalikan ke sistem sebelumnya, empat jam di belakang GMT. Harapannya, siang hari di sore hari akan mengurangi kebutuhan energi di tengah krisis ekonomi yang berkembang.

Pada tahun 2011, Samoa dan Tokelau melewatkan satu hari penuh dan melompat ke barat melintasi garis waktu internasional. Hal itu dilakukan untuk menyelaraskan dengan mitra dagang.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : BBC

Share

Kusnul Isti Qomah
Kusnul Isti Qomah Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online