Ahmed Abu Hussein, Jurnalis Palestina yang Terluka, Akhirnya Hilang Nyawa

Nugroho Nurcahyo
Nugroho Nurcahyo Kamis, 26 April 2018 01:19 WIB
Ahmed Abu Hussein, Jurnalis Palestina yang Terluka, Akhirnya Hilang Nyawa

Seorang demonstran Palestina bentrok dengan pasukan Israel dalam sebuah aksi protes di perbatasan Israel-Gaza, 20 April 2018./Reuters-Mohammed Salem

Harianjogja.com, JOGJA-Ahmed Abu Hussein, 25, menjadi reporter Palestina kedua yang hilang nyawa sejak dimulainya gelombang unjuk rasa di perbatasan Israel-Gaza akhir Maret.

Hussein meninggal dunia akibat luka yang dideritanya pada 13 April ketika meliput protes di perbatasan Gaza-Israel, demikian sumber-sumber Israel dan Palestina memberi keterangan sebagaimana dilansir Sputniknews, Rabu (25/4/2018).

Wartawan itu dilaporkan dirawat di sebuah rumah sakit Israel setelah ditembak di perut oleh pasukan pertahanan Israel di dekat Jabalia di Gaza.

Saudara laki-laki Hussein, Diaa, mengatakan kepada wartawan tubuh Hussein akan diangkut ke Gaza untuk dimakamkan.

Sebelum Hussein, reporter Palestina lainnya, Yasser Murtaja, tewas pada awal April saat meliput bentrokan di perbatasan.

Palestina menggelar protes besar-besaran di perbatasan Jalur Gaza selama lebih dari sebulan. Demonstrasi, yang dikenal sebagai Great March of Return, berujung bentrok dengan pasukan pertahanan Israel yang menahan aksi unjuk rasa dengan alasan keamanan. Puluhan warga Palestina telah tewas, dan lebih dari 1.000 lainnya terluka akibat bentrokan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Sputniknews

Share

Nugroho Nurcahyo
Nugroho Nurcahyo Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online