Motor Koperasi Desa di Wonogiri Nyungsep, Dandim: Dugaan Rem Blong
Motor roda tiga KDKMP di Wonogiri nyungsep ke tegalan. Dandim ungkap dugaan rem blong, ini fakta lengkap dan data distribusi armada terbaru.
Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Moeldoko saat menerima kunjungan tim Bisnis Indonesia, di Kantor Staf Presiden Jakarta, Jumat (6/4/2018)./Bisnis Indonesia-Dwi Prasetya
Harianjogja.com, JAKARTA–Kantor Staf Presiden menjadi perpanjangan telinga Kepala Negara untuk menyerap keinginan masyarakat. Selain itu, kantor ini juga mengelola isu-isu strategis nasional sehingga publik mendapatkan pemahaman yang tepat. Guna mendapat gambaran bagaimana Kantor Staf Kepresidenan menjalankan tugas dan mendukung keinginan pemerintah untuk meningkatkan investasi dan ekspor, Jaringan Informasi Bisnis Indonesia (JIBI) berkesempatan mewawancarai Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Moeldoko. Berikut Petikannya:
Presiden menekankan peningkatan investasi dan ekspor. Bagaimana peran KSP?
Pertama, KSP bisa menjadi corong dalam konteks melakukan komunikasi politik dengan berbagai pihak. Kedua, kami pastikan kepada calon investor bahwa stabilitas terjaga dengan baik.
Saya juga memberikan penguatan kepada Panglima TNI, Kapolri, BIN sehingga semuanya bisa menjalani situasi dengan baik. Dengan stabilitas politik, kita bangun komunikasi dengan berbagai pihak apa yang bisa kita lakukan.
Nama Anda muncul dalam beberapa survei sebagai salah satu calon pada 2019. Apakah itu menjadi penghalang komunikasi Anda dengan Presiden?
Enggak ada penghalang, tapi justru dari saya sendiri yang menjadi apa ya? Bukan terganggu ya? Bagaimana ya istilahnya? Seolah-olahnya nanti orang ngomong ini Moeldoko lagi [yang menggerakan survei].
Padahal saya enggak pernah mikir yang seperti itu. Enggak pernah bicara yang aneh-aneh, survei-survei itu. Saya ada perasaan jangan orang mikir gue lagi yang gerakkan ini. Ada perasaan seperti itu.
Anda juga menjabat sebagai Ketua HKTI. Apakah publik menangkap secara lain dari kiprah Anda sebagai Kepala KSP?
Saya pikir enggak karena materi bicara saya konsisten. Saya enggak bicara yang lain-lain kecuali kalau saya bermain-main pada ucapan, simbol. Ucapan saya pesannya clear, pesannya Pak Jokowi, selalu mengalir.
Jadi menurut saya, Presiden juga percaya apa yang saya sampaikan tidak ada interest pribadi tapi juga memahami apa yang saya sampaikan adalah hal riil yang dihadapi.
(Pewawancara: Gajah Kusumo, Stefanus Arief Setiaji, David Eka Issetiabudi, Yodie Hardiyan, Thomas Mola)
BIODATA SINGKAT
Nama: Dr. Moeldoko, S.IP
Pangkat Kemiliteran: Jenderal TNI (Purn)
Tempat/Tanggal lahir: Kediri, 8 Juli 1957
Pendidikan militer
-AKABRI Tahun, Penerima Adhi Makayasa & Tri Sakti Wiratama 1981
-Seskoad (Lulusan Terbaik) 1995
-Sesko TNI 2001
-Susdanrem 2005
-Susstrat Perang Semesta 2007
-PPRA XLII Lemhannas 2008
Pendidikan Nonmiliter
S3 Ilmu Administrasi Publik, FISIP Universitas Indonesia
Riwayat Jabatan
Danton Yonif Linud 700/BS Kodam VII Wirabuana 1981
Danki A Yonif Linud 700/BS Kodam VII/Wirabuana 1983
Kasi Operasi Yonif Linud 700/BS Kodam VII/Wirabuana
Perwira Operasi Kodim 1408/BS Makassar
Wakil Komandan Yonif 202/Tajimalela
Kasi Teritorial Brigif-1 PAM IK/JS
Komandan Yonif 201/Jaya Yudha 1995
Komandan Kodim 0501 Jakarta Pusat 1996
Sespri Wakasad 1998
Pabandya-3 Ops PB-IV/Sopsad
Komandan Brigif-1/Jaya Sakti 1999
Asops Kasdam VI/Tanjung Pura
Dirbindiklat Pussenif
Komandan Rindam VI/Tanjung Pura 2005
Komandan Korem 141/Toddopuli Bone 2006
Pa Ahli Kasad Bidang Ekonomi 2007
Direktur Doktrin Kodiklat TNI AD 2008
Kasdam Jaya 2008
Panglima Divisi Infanteri 1/Kostrad 2010
Panglima Kodam XII/Tanjungpura 2010
Panglima Kodam III/Siliwangi 2010
Wakil Gubernur Lemhannas 2011
Wakasad 2013
Kasad 2013
Panglima TNI Periode 30 Agustus 2013 – 8 Juli 2015
Tanda Kehormatan
SL Seroja
SL Wira Dharma
SL Widya Sista.
SL Kesetiaan VIII Tahun
SL Kesetiaan XIV Tahun
SL Kesetiaan XXIV Tahun
SL Dharma Santala
Bintang Kartika Eka Paksi Nararya
Bintang Yudha Dharma Nararya
Bintang Kartika Eka Paksi Pratama
Bintang Yudha Dharma Pratama
Bintang Bhayangkara Utama
Bintang Dharma
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis Indonesia
Motor roda tiga KDKMP di Wonogiri nyungsep ke tegalan. Dandim ungkap dugaan rem blong, ini fakta lengkap dan data distribusi armada terbaru.
Janice Tjen hadapi Caijsa Wilda Hennemann di babak pertama WTA 250 Rabat 2026 dengan status unggulan pertama turnamen.
Pemuda 20 tahun ditangkap di Palagan Sleman setelah kedapatan membawa celurit saat dini hari dalam kondisi diduga mabuk.
Pemkot dan DPRD Kota Jogja mengalihkan kunjungan kerja ke kampung wisata untuk mendongkrak UMKM dan promosi pariwisata.
Samsung luncurkan HP refurbished Certified Re-Newed di India, Galaxy S25 Ultra bisa lebih murah hingga selisih jutaan rupiah.
Warga Sitimulyo Bantul datangi rumah lurah usai ucapan dinilai menyinggung dukuh saat kerja bakti pohon jati.