KPK Dalami Aliran Rp106,3 Miliar yang Diduga ke Nusron Wahid
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Moeldoko saat menerima kunjungan tim Bisnis Indonesia, di Kantor Staf Presiden Jakarta, Jumat (6/4/2018)./Bisnis Indonesia-Dwi Prasetya
Harianjogja.com, JAKARTA–Kantor Staf Presiden menjadi perpanjangan telinga Kepala Negara untuk menyerap keinginan masyarakat. Selain itu, kantor ini juga mengelola isu-isu strategis nasional sehingga publik mendapatkan pemahaman yang tepat. Guna mendapat gambaran bagaimana Kantor Staf Kepresidenan menjalankan tugas dan mendukung keinginan pemerintah untuk meningkatkan investasi dan ekspor, Jaringan Informasi Bisnis Indonesia (JIBI) berkesempatan mewawancarai Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Moeldoko. Berikut Petikannya:
Presiden menekankan peningkatan investasi dan ekspor. Bagaimana peran KSP?
Pertama, KSP bisa menjadi corong dalam konteks melakukan komunikasi politik dengan berbagai pihak. Kedua, kami pastikan kepada calon investor bahwa stabilitas terjaga dengan baik.
Saya juga memberikan penguatan kepada Panglima TNI, Kapolri, BIN sehingga semuanya bisa menjalani situasi dengan baik. Dengan stabilitas politik, kita bangun komunikasi dengan berbagai pihak apa yang bisa kita lakukan.
Nama Anda muncul dalam beberapa survei sebagai salah satu calon pada 2019. Apakah itu menjadi penghalang komunikasi Anda dengan Presiden?
Enggak ada penghalang, tapi justru dari saya sendiri yang menjadi apa ya? Bukan terganggu ya? Bagaimana ya istilahnya? Seolah-olahnya nanti orang ngomong ini Moeldoko lagi [yang menggerakan survei].
Padahal saya enggak pernah mikir yang seperti itu. Enggak pernah bicara yang aneh-aneh, survei-survei itu. Saya ada perasaan jangan orang mikir gue lagi yang gerakkan ini. Ada perasaan seperti itu.
Anda juga menjabat sebagai Ketua HKTI. Apakah publik menangkap secara lain dari kiprah Anda sebagai Kepala KSP?
Saya pikir enggak karena materi bicara saya konsisten. Saya enggak bicara yang lain-lain kecuali kalau saya bermain-main pada ucapan, simbol. Ucapan saya pesannya clear, pesannya Pak Jokowi, selalu mengalir.
Jadi menurut saya, Presiden juga percaya apa yang saya sampaikan tidak ada interest pribadi tapi juga memahami apa yang saya sampaikan adalah hal riil yang dihadapi.
(Pewawancara: Gajah Kusumo, Stefanus Arief Setiaji, David Eka Issetiabudi, Yodie Hardiyan, Thomas Mola)
BIODATA SINGKAT
Nama: Dr. Moeldoko, S.IP
Pangkat Kemiliteran: Jenderal TNI (Purn)
Tempat/Tanggal lahir: Kediri, 8 Juli 1957
Pendidikan militer
-AKABRI Tahun, Penerima Adhi Makayasa & Tri Sakti Wiratama 1981
-Seskoad (Lulusan Terbaik) 1995
-Sesko TNI 2001
-Susdanrem 2005
-Susstrat Perang Semesta 2007
-PPRA XLII Lemhannas 2008
Pendidikan Nonmiliter
S3 Ilmu Administrasi Publik, FISIP Universitas Indonesia
Riwayat Jabatan
Danton Yonif Linud 700/BS Kodam VII Wirabuana 1981
Danki A Yonif Linud 700/BS Kodam VII/Wirabuana 1983
Kasi Operasi Yonif Linud 700/BS Kodam VII/Wirabuana
Perwira Operasi Kodim 1408/BS Makassar
Wakil Komandan Yonif 202/Tajimalela
Kasi Teritorial Brigif-1 PAM IK/JS
Komandan Yonif 201/Jaya Yudha 1995
Komandan Kodim 0501 Jakarta Pusat 1996
Sespri Wakasad 1998
Pabandya-3 Ops PB-IV/Sopsad
Komandan Brigif-1/Jaya Sakti 1999
Asops Kasdam VI/Tanjung Pura
Dirbindiklat Pussenif
Komandan Rindam VI/Tanjung Pura 2005
Komandan Korem 141/Toddopuli Bone 2006
Pa Ahli Kasad Bidang Ekonomi 2007
Direktur Doktrin Kodiklat TNI AD 2008
Kasdam Jaya 2008
Panglima Divisi Infanteri 1/Kostrad 2010
Panglima Kodam XII/Tanjungpura 2010
Panglima Kodam III/Siliwangi 2010
Wakil Gubernur Lemhannas 2011
Wakasad 2013
Kasad 2013
Panglima TNI Periode 30 Agustus 2013 – 8 Juli 2015
Tanda Kehormatan
SL Seroja
SL Wira Dharma
SL Widya Sista.
SL Kesetiaan VIII Tahun
SL Kesetiaan XIV Tahun
SL Kesetiaan XXIV Tahun
SL Dharma Santala
Bintang Kartika Eka Paksi Nararya
Bintang Yudha Dharma Nararya
Bintang Kartika Eka Paksi Pratama
Bintang Yudha Dharma Pratama
Bintang Bhayangkara Utama
Bintang Dharma
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis Indonesia
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
Messi mencetak gol tendangan bebas ke-76 saat Inter Miami kalah 1-2 dari Columbus Crew. Ia kini tinggal dua gol dari rekor Marcelinho.
Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah melaju ke final ganda campuran Asian Games 2026 usai mengalahkan Feng Yanzhe/Huang Dongping 21-12, 21-14.
Jadwal UEFA Nations League 2026/27 Matchday 2 pada 28-29 September 2026. Belgia vs Prancis hingga Spanyol vs Kroasia tayang dini hari WIB.
Tren baju murah untuk foto liburan merebak di kalangan turis China. Pakaian lalu dibuang atau dijual kembali dan memicu isu limbah tekstil.
Power window mobil seret bisa disebabkan debu hingga karet aus. Kenali penyebab dan cara mengatasinya dengan silicone spray.