Bukannya Memperkuat, Sejumlah Kebijakan Pemerintah Pusat Justru Dinilai Melemahkan Desa
Undang-Undang (UU) Desa dinilai belum mampu menghantarkan masyarakat desa menjadi sejahtera dan bermartabat.
Timses Pasangan Sudirman Said-Ida Fauziah menurunkan spanduk yang rusak, Kamis (19/4/2018)./Ist Tim Perjuangan Merah Putih
Harianjogja.com, SEMARANG- Tim sukses pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Tengah Sudirman Said-Ida Fauziah, Tim Perjuangan Merah Putih menyayangkan lemahnya pengawasan Alat Peraga Kampanye (APK) yang telah dipasang.
Karena banyak ditemukan APK, khususnya yang bergambar pasangan calon gubernur Jawa Tengah nomor urut 2 Sudirman Said-Ida Fauziah yang rusak.
Ketua Tim Perjuangan Merah Putih Ali Khamdi menegaskan setidaknya 20 APK berupa spanduk bergambar pasangan calon gubernur Jawa Tengah Sudirman Said-Ida Fauziah yang rusak. 20 APK tersebut tersebar di 20 titik di kota Semarang.
"Itu baru yang di Semarang. Padahal berdasar laporan tim kami di daerah juga banyak APK yang rusak," katanya, melalui rilis, Kamis (19/4/2018).
Banyaknya APK yang rusak tersebut, kata Ali, semoga tidak ada unsur kesengajaan dari pihak manapun. Karena hal tersebut akan mencederai keadaan Pilkada di Jawa Tengah yang sampai saat ini masih cukup kondusif.
"Semoga tidak ada yang menyulut sumbu-sumbu permusuhan, atau bahkan adu domba. Tadi juga sempat APK pasangan yang satu rusak, juga kami benahi," katanya.
Agar kejadian serupa tidak terulang, Ali Khamdi mengaku telah membentuk Satu Pengawas APK. Bahkan dalam Satgas tersebut Ali menunjuk sosok perempuan sebagai pemegang komandonya, Sri Hartatik.
"Selama ini kalau tim-tim semacam itu kan cenderung di lelaki, kami dari relawan Paslon nomor urut 2 ingin mengatakan bahwa kekuatan, daya yang dimiliki perempuan itu tidak kalah besar dari lelaki,," katanya.
Tugas Satgas pengawasan alat peraga kampanye ini antara lain membenahi media kampanye yang rusak dari KPU maupun dari APK tim perjuangan merah putih sendiri.
Tidak hanya APK dari paslon nomer urut 2 saja yang di benahi tapi APK dari paslon nomer urut 1. Sri Hartatik mengatakan hari ini pemantauan APK rusak dilakukan di jalan Dr. Wahidi sampai jalan Sambiroto Eaya Semarang.
"Kita membentuk satgas pengawasan APK dan tidak pandang bulu dalam membenahin APK walaupun APK yang di benahi Paslon nomor urut 1," katanya. Selanjutnya Satgas pengawasan APK ini juga akan di bentuk di daerah daerah seluruh Jawa Tengah.
"Pemeliharaan dan pengawasan APK memang sangat di butuhkan selama pilkada berlangsung, maka dari itu di butuhkan kerja sama dari berbagai pihak untuk menjaganya," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Undang-Undang (UU) Desa dinilai belum mampu menghantarkan masyarakat desa menjadi sejahtera dan bermartabat.
OpenAI mewajibkan pengguna ChatGPT di Mac memperbarui aplikasi sebelum 12 Juni 2026 usai insiden keamanan siber internal.
Harga BBM naik per 17 Mei 2026. Solar BP-AKR dan Vivo tembus Rp30.890 per liter, Pertamax Turbo dan Dexlite juga naik.
Veda Ega Pratama start dari posisi ke-21 Moto3 Catalunya 2026 usai gagal lolos Q2. Rider Indonesia tetap optimistis memburu rombongan depan.
Kevin Diks mencetak gol spektakuler saat Borussia Monchengladbach menghancurkan Hoffenheim 4-0 di Bundesliga 2025/2026.
CEO Aprilia Racing Massimo Rivola mendoakan Marc Marquez cepat pulih meski Aprilia sedang dominan di MotoGP 2026.