Target 2024 Melek Digital, 5 Kota Jadi Sasaran Kurikulum Literasi, Termasuk DIY
Kementerian Komunikasi dan Informatika merilis kurikulum dan modul literasi digital. Apa tujuannya?
Pasangan bakal calon Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (kanan)-Emil Elestianto Dardak (kedua kanan) memberi hormat kepada Ketua DPD Partai Demokrat Jatim Soerkarwo (kedua kiri) saat mendaftar sebagai Cagub-Cawagub Jawa Timur di kantor KPU Jawa Timur, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (10/1)./ANTARA-Zabur Karuru
Harianjogja.com, SURABAYA—Pasangan Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 1, Khofifah Indar Parawansa-Emil E. Dardak, membeberkan keinginan mereka untuk meningkatkan skill tenaga kerja Indonesia dan maupun tenaga kerja wanita.
Dalam Debat Publik I Pilgub Jatim, Selasa (10/4/2018), peningkatan itu diperlukan untuk menghasilkan TKI/TKW yang memiliki daya saing tinggi.Upaya peningkatan bisa dilakukan secara formal maupun nonformal.
Khofifah mengatakan hingga kini sebanyak 51% warga di Jatim berusia 15 tahun yang bekerja ternyata tidak lulus SD atau unskilled labour sehingga mereka memilih menjadi TKI atau TKW. “Kami ingin mereka bisa mendapat program keterampilan agar mereka saat dikirim menjadi TKI tapi skilled labour,” katanya.
Emil menambahkan poinnya agar TKI bisa berangkat ke luar negeri dengan bekal perlu memaksimalkan pembekalan keterampilan agar target 30% bekerja di jabatan formal bisa tercapai. “Di satu sisi salah satu agar mereka tidak berangkat ke luar negeri adalah kewirausahaan,” katanya.
Sementara itu, menurut paslon nomor urut 2, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul dan Puti Guntur Soekarno dalam mempersiapkan tenaga kerja yang terpenting adalah punya keterampilan dan sertifikasi.
"Khusus pekerja migran harus kita pastikan mereka yang mau berangkat ke luar negeri punya sertifikat dan keterampilan. Kita harus kerja sama dengan stake holder jadi ke depan tidak boleh ada TKI yang berangkat tanpa syarat," kata Gus Ipul.
Selain itu, lanjutnya, bila terpilih memimpin Jatim, Gus Ipul akan memperkuat SMK dan Balai Latihan Kerja (BLK) yang ada agar warga punya kesempatan di bursa kerja.
"Kertampilan juga perlindungan buruh tidak hanya kita lakukan terhadap buruhnya tapi juga keluarga yang ditinggal bekerja di luar negeri. Mereka tumbuh tidak didampingi ibu mereka, jadi ada fasilitasi pendampingan bersama LSM," imbuh Puti.
Selain itu, tambahnya, pasca menjadi buruh, paslon nomor 2 punya program Super Star pengembangan kreativitas UMKM dan start up bagi buruh migran yang kembali dari luar negeri.
Diketahui, Jatim sendiri menjadi penyumbang terbesar buruh migran Indonesia. Pelayanan Satu Pintu Tenaga Kerja Indonesia mencatat jumlah TKI di Jatim telah mencapai 63.498 orang. Program tersebut merupakan program kerja unggulan para paslon dalam membuat kebijakan penyerapan TKI.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis Indonesia
Kementerian Komunikasi dan Informatika merilis kurikulum dan modul literasi digital. Apa tujuannya?
PSIS Semarang resmi menunjuk Widodo C Putro sebagai pelatih anyar untuk memburu target promosi ke Liga 1 musim 2026/27.
BPBD Gunungkidul belum menetapkan siaga darurat kekeringan meski musim kemarau 2026 sudah dimulai sejak akhir April.
BNPB melaporkan banjir melanda Sulawesi Tengah, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat akibat hujan deras, ribuan rumah terendam.
KPK mendalami dugaan aliran uang kepada Bupati Tulungagung nonaktif Gatut Sunu Wibowo lewat pemeriksaan sembilan saksi.
Anwar Ibrahim mendesak Israel segera membebaskan aktivis Global Sumud Flotilla yang ditahan saat membawa bantuan kemanusiaan ke Gaza.