Profil Blok Natuna D-Alpha Punya Gas 222 TCF, Dikembangkan Hashim Djojohadikusumo
Arsari Group memenangkan lelang Natuna D-Alpha dengan komitmen Rp1,83 triliun. Blok ini memiliki potensi gas hingga 222 TCF.
Ilustrasi wisuda mahasiswa. (Reuters/Fabian Bimmer)
Harianjogja.com, JAKARTA—Kedatangan tenaga kerja asing di Indonesia bakal membawa angin segar. Termasuk masuknya tenaga pengajar atau dosen di perguruan tinggi lokal.
Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) menilai kehadiran tenaga kerja asing sebagai tenaga pengajar di perguruan tinggi akan berdampak baik pada pendidikan.
Direktur Jenderal Sumber Daya Iptek dan Pendidikan Tinggi Kemenristekdikti Ali Ghufron menyambut baik penerbitan Peraturan Presiden No.20/2018 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing.
“Kalau dijalankan perpres yang ada [Perpres No.20/2018] pasti bagus. Sekarang tinggal bagaimana mengendalikan pelaksanaannya,” ujarnya ketika dihubungi Jaringan Informasi Bisnis Indonesia (JIBI), Selasa (10/4/2018).
Dia menjelaskan pada dasarnya sejumlah perguruan tinggi kerap mengundang profesor kelas dunia sebagai dosen tamu di Indonesia. Namun untuk menjadi dosen tetap, pihaknya mengaku tetap akan menetapkan sejumlah persyaratan yang akan diatur lebih lanjut. Namun, pihaknya belum menjabarkan sejumlah persyaratan yang dimaksud.
“Kami baru memproses bahwa dosen itu bisa mengajar di Indonesia selama memenuhi persyaratan, seperti tentu mendapatkan izin,” ujarnya.
Seperti diketahui, sejumlah universitas asal Eropa, Taiwan, dan Australia disebut tengah menjajaki kemungkinan pembukaan perguruan tinggi di Tanah Air. Universitas asal Eropa yang dimaksud antara lain University of Cambridge, dan Imperial College London.
Hingga saat ini, setidaknya dua perguruan tinggi asal Australia telah menyatakan minatnya untuk mendirikan perguruan tinggi di Indonesia. Mereka adalah Royal Melbourne Institute of Technology (RMIT) University dan Melbourne University.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Arsari Group memenangkan lelang Natuna D-Alpha dengan komitmen Rp1,83 triliun. Blok ini memiliki potensi gas hingga 222 TCF.
Jadwal SIM Keliling Bantul September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Kepatuhan PKB di Jateng baru 54%. Dari 17 juta kendaraan, tunggakan pajak mencapai Rp2,4 triliun dan opsen Rp900 miliar.
Aviary dome Gunungkidul di Giritirto baru 17%. Proyek ditargetkan rampung Desember 2026 dan seluruh kawasan diproyeksikan selesai 2029.
BMKG memprakirakan cuaca berawan hingga hujan ringan di sejumlah wilayah Indonesia serta mengingatkan potensi awan cumulonimbus.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Senin 21 September 2026 tersedia 10 perjalanan dari Stasiun Tugu dan Kutoarjo.