Perkuat Kualitas Layanan Kebidanan Melalui Transformasi Digital
Di era modern, layanan kesehatan mengalami perubahan pesat seiring dengan kemajuan teknologi informasi.
Para penumpang memilih turun dari kereta di Stasiun Purwosari, Minggu (8/4/2018)./Harian Jogja-Wisnu Wardhana
Harianjogja.com, SOLO-Perjalan kereta api yang melalui jalur selatan masih terhambat. Penumpukan kereta yang terjadi di Stasiun Balapan membuat perjalanan kereta terhambat, Minggu (8/4/2018).
Hal ini terjadi sebagai imbas kecelakaan KA Sancaka di Ngawi, Jumat. Retno, penumpang KA Logawa jurusan Surabaya mengatakan, dia berangkat dari Stasiun Lempuyangan, Minggu pukul 09.05 WIB atau terlambat sekitar 10 menit. Namun, sesampainya di Stasiun Purwosari sekitar pukul 09.55 WIB kereta harus berhenti lama.
"Sudah sejam saya menunggu kereta di Stasiun Purwosari," kata Retno yang mau ke Surabaya untuk menghadiri pernikahan temannya.
Yoyok, salah satu petugas di Stasiun Purwosari tidak bisa memastikan kapan KA Logawa jurusan Stasiun Gubeng, Surabaya berangkat. "Menunggu kereta di Stasiun Balapan terurai," katanya.
Saat ini jalur kereta dari Solo hingga Ngawu masih jalur tunggal belum jalur ganda atau double track. Padahal di lokasi kecelakaan kereta masih berjalan lambat hanya sekitar 5 km per jam dan banyak kereta yang mau lewat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Di era modern, layanan kesehatan mengalami perubahan pesat seiring dengan kemajuan teknologi informasi.
GSI SMP Sleman 2026 menjadi ajang pencarian bibit pesepak bola muda untuk memperkuat kontingen Sleman pada GSI tingkat DIY.
FWA 5G diprediksi menjadi mesin pertumbuhan baru internet rumah di Indonesia dengan kualitas mendekati FTTH dan menjangkau wilayah minim fiber.
Brajamusti siap mengawal kajian renovasi Stadion Mandala Krida jika anggaran uji tanah disetujui. DPRD DIY mengupayakan pergeseran anggaran MC-0.
Akademisi UPN Veteran Yogyakarta menilai paparan Prabowo dalam Sarasehan Kebangsaan memperjelas arah pembangunan, ideologi, dan kemandirian ekonomi.
Festival Ketoprak Kulonprogo diikuti 12 kapanewon sebagai upaya melestarikan budaya di tengah efisiensi anggaran melalui Dana Keistimewaan DIY.