Profil Gus Rozin Bangun BPRS untuk UMKM di Sekitar Pesantren
Gus Rozin merintis BPRS di Pati sejak 2005 untuk memperluas akses modal UMKM dan memperkuat ekosistem ekonomi syariah pesantren.
Ilustrasi energi listrik (Antara)
Kampus Jogja STTNAS mengadakan workshop.
Harianjogja.com, JOGJA - Menghadapi kebutuhan energi yang terus meningkat dengan semakin terbatas sumber energi lainnya, diperlukan terobosan-terobosan yang tepat serta strategis. Khususnya bicara soal tata wilayah di perkotaan, energi, sarana transportasi, layanan publik serta kawasan go green sejalan perkembangan zaman.
Persoalan ini mengemuka dalam workshop bertajuk “Tantangan & Perencanaan Konservasi Sektoral di DIY“ yang diadakan Pusat Studi Energi Berkelanjutan STTNAS Jogja bersama IPEN Pty Ltd AUSTRLIA. Acara yang digelar di Hotel HOM Jogja ini mengajak kerjasama DINAS PUP–ESDM DIY.
Ketua STTNAS Jogja, Ircham berharap acara ini mampu memberikan solusi dan terobosan yang inovatif di bidang energi dan tata kota. Hal ini sesuai dengan visi misi STTNAS bidang energi, transportasi, perencanaan wilayah kawasan hijau dan sejalan dengan program pemerintah.
"Kami berharap workshop ini dapat memberikan solusi serta melakukan terobosan yang inovatif tentang tata kota, energi, sarana transportasi, layanan publik dan kawasan lingkungan hijau untuk Jogja yang sejalan dengan dinamika perkembangan zaman," kata Ircham dalam workshop itu, belum lama ini.
Workshop ini diikuti dari berbagai Instansi di DIY, mulai dari Disperindagkop, Dishub, DPPKA, Bappeda, Dis Pup ESDM Tata Ruang, Pertamina dan PLN DIY. Tampil sebagai pembicara workshop Guru besar UGM, Profesor Achmad Munawar yang membahas masalah evaluasi permasalahan transportasi di DIY dan Kepala Dinas PUP-ESDM DIY, Rani Sjamsinarsi yang membicarakan kemajuan dan tantangan perencanaan kawasan hijau untuk sarana transportasi, lingkungan pemukiman, komersial, industri dan publik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gus Rozin merintis BPRS di Pati sejak 2005 untuk memperluas akses modal UMKM dan memperkuat ekosistem ekonomi syariah pesantren.
Kebakaran hutan Aljazair menewaskan 73 orang dan merusak rumah, properti, vegetasi, serta lahan pertanian warga.
Banjir bandang Nepal menyelamatkan 261 wisatawan asing, sementara 320 lainnya masih belum dapat dihubungi.
Kemenkum menyediakan 470 layanan hukum digital melalui super app PASTI dalam Festival Layanan AHU Berdampak 2026 di Bandung.
Keuntungan Danantara Rp120 triliun akan masuk APBN 2026 sebagai PNBP Lainnya dan memberi ruang untuk menjaga outlook defisit.
Target 3,49 juta lapangan kerja baru pada 2027 dinilai berat. Investasi padat modal dan struktur pasar kerja menjadi tantangan pemerintah.