Profil Blok Natuna D-Alpha Punya Gas 222 TCF, Dikembangkan Hashim Djojohadikusumo
Arsari Group memenangkan lelang Natuna D-Alpha dengan komitmen Rp1,83 triliun. Blok ini memiliki potensi gas hingga 222 TCF.
Adelia Dwi Cahyo (10 bulan) bersama orang tuanya Cahyo Kustaman, 33 dan Dwi Purwanti, 33 saat berada di Gedung Administrasi RSUP Sardjito pada Juli lalu sebelum transplantasi hati. (Harian Jogja/Joko Nugroho)
Transplantasi hati di RSUP Sardjito berhasil dilakukan
Harianjogja.com, SLEMAN – Wajah mungil Adelia Dwi Cahyo (14 bulan) terlihat sumringah sepekan setelah operasi transplantasi hati. Putri pasangan Cahyo Kustaman, 33 dan Dwi Purwanti, 33 ini nampak ceria bahkan menunjukkan tanda-tanda membaik setelah 16 jam operasi.
Bahkan saat membuka mata pertama kalinya, Adelia nampak sehat. Wajahnya yang dulu menghitam karena kerusakan fungsi hati, terlihat lebih cerah saat membuka mata pertama kalinya.
Tim dokter gabungan dari RSUP dr Sardjito dan Kyoto University berhasil melaksanakan tugas sulit tersebut setelah mengarungi 16 jam operasi. Bagi pasien pertama yang menjalani operasi transplantasi hati, dan RSUP Dr Sardjito yang menjadi penggagas utamanya.
“Kami sangat lega melihat Adelia Nampak tersenyum. Semuanya berjalan dengan baik dan kondisinya pada sepekan ini terus membaik,” kata Direktur Utama RSUP Dr Sardjito, dr. Mochammad Syafak Hanung saat jumpa pers di Gedung Oval RSUP Dr Sardjito, Kamis (19/11/2015).
Pembiayaan transplantasi hati ini mencapai Rp1,6 Miliar. Operasi pertama ini disupport besar oleh CSR RSUP Sardjito dan kontribusi dari BPJS Kesehatan mencapai Rp175 juta.
“Kami tahun depan diharapkan sudah bisa melakukan sendiri transplantasi hati ini. Soal biaya tentu kami serahkan pada masyarakat nantinya, sebab BPJS Kesehatan hanya mengcover Rp175 juta,” jelas Syafak.
Ketua Tim Cangkok Hati Adelia, Profesor Mochammad Juffrie merunut waktu operasi berjalan selama 16 jam, yakni mulai jam 09.00 pada Rabu (11/11/2015) dan berakhir pada jam 02.00 pagi pada Kamis (12/11/2015).
“Kami sudah menyiapkan sejak pukul 06.00 pagi dengan anestesi. Pada jam 09.00 pagi kami mulai melakukan transplantasi dan semuanya berjalan dengan lancar selama 16 jam,” kata Juffrie.
Meskipun sudah berlangsung dan sukses, namun tim dokter masih akan melakukan pengawasan dengan baik pada pendonor, yakni ibu Adelia dan resipien atau penerima hati. Setidaknya sampai tiga bulan ke ke depan akan terus dilakukan pengawasan.
“Kami antisipasi soal penolakan dari penerima donor ini. Seminggu ini dalam keadaan baik dan menunjukkan tanda-tanda normal hingga 90%,” kata Juffrie.
Juffrie mengaku selama 16 jam tim dokter ini melakukan tugasnya dengan shift selama satu jam. Masing-masing hanya fokus dengan satu jam saja bergantian antara tim dokter RSUP Sardjito dan Kyoto University.
“Kami buat shift agar bisa saling bergantian. Sebab tranplantasi hati ini tidak bisa ditinggal beberapa saat saja. Dokter hanya istirahat untuk makan, minum dan shalat saja,” kata Juffrie.
Menariknya tim dokter dari Kyoto University tidak mau kembali ke hotel meskipun proses tranplantasi sudah berjalan dengan baik. Mereka masih menunggu pasien penerima cangkok hati ini membaik.
“Awal memang belum ada perkembangan namun setelah tiga jam usai operasi semuanya berjalan dengan normal kembali. Tim dokter dari Kyoto ini baru mau pulang ke hotel,” kata Juffrie.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Arsari Group memenangkan lelang Natuna D-Alpha dengan komitmen Rp1,83 triliun. Blok ini memiliki potensi gas hingga 222 TCF.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo 25 September 2026 dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 25 September 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Harga mobil baru di AS mencapai sekitar US$50.000. Survei Cox Automotive menunjukkan 69% konsumen Gen Z mempertimbangkan merek China.
Bentley Torcal resmi debut sebagai mobil listrik pertama Bentley. SUV ini punya tenaga 888 PS, baterai 113,2 kWh, dan jarak tempuh hingga 600 km.
Pemkab Kulonprogo menguji pembayaran retribusi berbasis MPOS di wisata, pasar, dan parkir. Sistem ditargetkan siap diterapkan lebih luas pada 2027.