UN 2015 : Dua Siswi "Hello Kitty' Ikuti UN di Lapas

Senin, 13 April 2015 18:21 WIB
UN 2015 : Dua Siswi "Hello Kitty' Ikuti UN di Lapas

JIBI/Solopos/Septian Ade Mahendra Siswa mulai mengerjakan soal Ujian Nasional (UN) di SMA Negeri 4 Solo, Senin (14/4). UN SMA dan SMK mulai digelar serentak pada Senin (14/4).

UN 2015, dua siswa yang terlibat kasus penganiayaan karena tato Hello Kitty mengikuti ujian di Lapas

Harianjogja.com, JOGJA - Hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional (UN) untuk tingkat SMA-SMK dan sederajat di DIY tak dilewatkan dua siswa berstatus tersangka, inisial MAP dan WR, yang tengah menjalani penahanan di Lapas Kelas II Wirogunan Yogyakarta.

Dua tahanan titipan asal Bantul dalam kasus penganiayaan tersebut tetap menjalani UN dibalik penjara dengan pengawasan khusus petugas, Senin (13/4/2015).

Dua siswi yang namanya mencuat karena kasus penganiayaan akibat tato Hello Kitty itu menjalani UN dengan pengawasan empat pengawas. Ujian berlangsung di ruangan konseling.

Kepala Lapas Kelas II Wirogunan Jogja Zaenal Arifin, mengatakan, kedua tahanan titipan Bantul sudah menyiapkan mental untuk mengikuti UN. Keduanya sudah mempersiapkan diri sejak pagi dan tetap mengenakan seragam warna abu-abu putih layaknya siswa diluar lapas.

"Mereka siap mengikuti UN ini. Kondisi kesehatan dan mentalnya bagus dan sebelum UN dimulai pukul 07.30 wib sudah siap diruang yang sudah kami siapkan sebelumnya," ujar Zaenal Arifin, di ruang kerjanya usai memeriksa pelaksanaan UN, Senin (13/4/2015).

Menurut Zaenal, kesiapan keduanya sudah terlihat sejak beberapa minggu sebelumnya juga mengikuti pelatihan ujian (tryout) layaknya siswa di sekolah. "Pelatihan dari sekolah sudah pernah diikuti yang bersangkutan," imbuhnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online