40 Penumpang Masih di KM Mutiara Sentosa II, Menunggu Evakuasi
Kebakaran KM Mutiara Sentosa II di perairan utara Sumenep menyisakan 40 penumpang di kapal. Sebanyak 218 orang selamat dan 4 meninggal dunia.
Bantuan pendidikan BOS meningkat. Dinas Pendidikan Kulonprogo mengusulkan sejumlah sekolah yang kekurangan siswa untuk mengakses bantuan tersebut.
Harianjogja.com, KULONPROGO - Pemerintah akhirnya menaikkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang akan mulai dicairkan pada triwulan kedua. Dinas Pendidikan Kulonprogo berharap semua sekolah dengan kuota peserta didik kurang dari 60 siswa dapat mengakses bantuan tersebut.
Kepala Dinas Pendidikan Kulonprogo mengatakan dana BOS dari pemerintah dinaikkan sekitar 30%. Dia menyebutkan, alokasi dana BOS untuk jenjang sekolah dasar sebelumnya sebesar Rp580.000 per siswa, tahun ini mendapatkan Rp800.000 per siswa per tahun. Sedangkan untuk jenjang sekolah menengah pertama sebelumnya mendapat Rp710.000 per siswa, tahun ini mendapatkan alokasi per tahunnya Rp1 juta per siswa.
"Kalau dulu, syaratnya apabila ada sekolah dengan jumlah peserta didik kurang dari 80 orang tetap dihitung kuota tersebut. Tapi tahun ini, akan dihitung sejumlah siswa, untuk sekolah yang tidak berada di daerah terpencil," papar Sumarsana saat ditemui di kantornya, Kamis (5/2/2015).
Sumarsana mengungkapkan pihaknya akan mengusulkan sekolah tersebut tetap akan mendapatkan jatah sesuai batasan kuota. Artinya, sekolah dengan jumlah peserta didik kurang dari 60 siswa diharapkan mendapatkan kuota senilai sekolah dengan 60 siswa. Pasalnya, di Kulonprogo sekolah dengan siswa 30 orang atau kurang masih cukup banyak.
"Terutama sekolah yang hanya ada satu di suatu wilayah. Jarak tempuh siswanya bahkan bisa mencapai lebih tiga kilometer. Sekolah ini akan kami utamakan untuk mendapatkan usulan sesuai dengan sekolah dengan 60 siswa. Harapannya bantuan itu dapat membantu sekolah tersebut," papar Sumarsana.
Lebih lanjut Sumarsana mengungkapkan, saat ini pihaknya akan mengajukan usulan tersebut ke Dinas Pendidikan provinsi untuk segera dilakukan pemetaan. Tujuan pengusulan tersebut diharapkan, biaya operasional untuk pemenuhan fasilitas pembelajaran tidak terganggu.
Kasi Kurikulum dan Pengendalian Mutu Pendidikan Bidang Pendidikan Sekolah Dasar Disdik Kulonprogo Tri Rahayuningsih menyampaikan sekolah yang diusulkan nanti merupakan sekolah dengan jarak tempuh lebih dari tiga kilometer. Dia menandaskan, sekolah yang diutamakan itu juga tidak berdekatan dengan sekolah lain. Kebanyakan adalah sekolah dasar, dari 281 SD negeri, 49 sekolah diantaranya memiliki murid kurang dari 60 siswa.
"Nanti yang berdekatan, akan masuk dalam program regrouping. Pemetaan akan dilakukan secepatnya," ungkap Tri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebakaran KM Mutiara Sentosa II di perairan utara Sumenep menyisakan 40 penumpang di kapal. Sebanyak 218 orang selamat dan 4 meninggal dunia.
Enam kalurahan di Gunungkidul mendapat pembangunan SPAM dengan anggaran Rp1,159 miliar untuk menambah 215 sambungan rumah.
Menko Polkam Djamari Chaniago menegaskan Kapolda dan Pangdam bisa dimutasi jika gagal mengendalikan kebakaran hutan dan lahan.
Polres Bantul menyiagakan 120 personel untuk mengantisipasi Karhutla di tengah ancaman kemarau lebih kering akibat El Nino.
Sebanyak 297 lansia di Kecamatan Magelang Tengah lulus Sekolah Lansia. Program ini membekali peserta agar tetap sehat, mandiri, dan produktif di usia lanjut.
Gelombang tinggi menerjang pantai selatan Gunungkidul. Sebanyak 11 kapal nelayan rusak dan gelombang diperkirakan naik lagi Kamis malam.