MASALAH PENDIDIKAN INDONESIA : Dari Prinsip Sampai Biaya Pendidikan

Senin, 01 Desember 2014 08:20 WIB
MASALAH PENDIDIKAN INDONESIA : Dari Prinsip Sampai Biaya Pendidikan

JIBI/SOLOPOS/Agoes Rudianto UJIAN NASIONAL-Sejumlah pelajar mengikuti Ujian Nasional (UN) di SMA Pangudi Luhur Santo Yosef, Solo, Senin (16/4). Ujian Nasional merupakan penentu kelulusan sekaligus sarana evaluasi serta pemetaan kualitas pendidikan di sekolah di seluruh wilayah Indonesia.

Harianjogja.com, JOGJA - ?Beragam masalah pendidikan di Indonesia dikupas dalam diskusi sejumlah akademisi yang berlangsung di Universitas Sanata Dharma (USD), Jumat (28/11/2014). Dalam diskusi tersebut, Dosen Pendidikan Bahasa Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) USD Ouda Teda Ena mengemukakan pendidikan Indonesia sedang menghadapi sejumlah persoalan serius.

Beragam fakta dia jabarkan seperti masalah tidak jelasnya prinsip-prinsip dasar dan arah pendidikan, kurikulum yang mudah berubah-ubah, dan masalah mutu dan distribusi tenaga pengajar. Problem tak terjangkaunya biaya pendidikan oleh sebagian besar warga masyarakat serta masalah kurangnya finansial terhadap penyelenggaraan pendidikan pun juga dia kupas.

"Dalam bangunan sistem politik pendidikan kita, status guru telah direduksikan ke status teknis spesialis semata yang fungsinya sekadar menjadi pengelola dan pelaksana aneka program yang sudah dikomandokan secara rinci dari atas atau pusat," paparnya dalam diskusi itu.

Imbasnya, menurut dia, pendidikan di Indonesia tak jarang hanya asal memenuhi standar global tertentu. Dia menjelaskan memang terdapat keuntungan materiil yang tinggi dari hasil proses standarisasi tersebut.

"Tetapi pendidikan bisa kehilangan jiwanya, kehilangan rasa kasih sayang, dan kehilangan berbagai nilai kemanusiaan," tandasnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online