Delapan Pekerja di Gunungkidul Kena PHK, Efisiensi Mulai Berdampak
Delapan pekerja di Gunungkidul terkena PHK hingga akhir Juni 2026. Efisiensi perusahaan dan kondisi ekonomi global disebut menjadi pemicu utama.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Aksi kekerasan mewarnai penertiban siswa berambut panjang di Sekolah Menengah Kejuruan Muhammadiyah 2 Playen, Senin (20/10/2014). Akibat peristiwa itu seorang murid harus mendapatkan dua jahitan di bagian kening.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Harianjogja.com, peristiwa itu bermulai usai pelaksanaan upacara sekolah. Saat itu pihak sekolah memutuskan melakukan penertiban siswa yang berambut panjang.
Setelah semua siswa berambut gondrong dikumpulkan, satu persatu siswa mulai dicukur.
Nahasnya, saat giliran Bagus Bagas Wara, tanpa sengaja gunting yang digunakan Guru Kimia Muhammad Yusuf, merobek kening Bagus.
Diduga aksi pemotongan itu dilakukan dengan emosi, sehingga Bagas harus dilarikan ke Puskesmas Playen untuk mendapatkan pertolongan.
Kekerasan yang dilakukan Yusuf ternyata tak hanya menimpa Bagus. Sebab, sebelum pemotongan rambut, Yusuf sempat membenturkan muka Arif Hudiyanto ke tembok, serta memukul wajah Septian Yusca.
Menurut Bagas, sejak awal Yusuf sudah terlihat emosi. Tanpa alasan yang jelas, dia melakukan aksi pemukulan kepada siswa lain. Puncaknya, kening Bagas tertusuk gunting yang digunakan Yusuf untuk memotong rambutnya.
“Mungkin saat memotong, Pak Yusuf masih emosi karena kesal dengan ulah teman saya. Akibatnya, saat memotong dia tidak berhati-hati, sehingga kening saya sobek,” kata Bagus, Senin (20/10/2014).
Dia mengaku tidak tahu pasti kejadian tersebut. Pasalnya, Bagus menyadari jika keningnya tahu-tahu mengeluarkan darah. Setelah kejadian, dia langsung dibawa ke Puskesmas Playen untuk mendapatkan perawatan.
“Lukanya cukup dalam, dan saya harus mendapatkan dua jahitan,” kata dia lagi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Delapan pekerja di Gunungkidul terkena PHK hingga akhir Juni 2026. Efisiensi perusahaan dan kondisi ekonomi global disebut menjadi pemicu utama.
KPK menduga rumah milik Jampidsus Febrie Adriansyah di Sentul menggunakan nama orang lain sehingga tidak tercatat dalam LHKPN.
Seorang pria 61 tahun ditemukan meninggal di Sungai Bedog, Bantul. Polisi memastikan tidak ada tanda kekerasan, korban diduga punya riwayat epilepsi.
Sebanyak 2.663 ASN Jawa Barat terindikasi judi online. Pemprov Jabar siapkan sanksi mulai pembinaan hingga pemecatan.
Harga barang diprediksi naik pada akhir 2026 akibat biaya produksi dan pelemahan rupiah. Daya beli masyarakat terancam melemah.
BLT Rp900 ribu dari Kemensos cair atau tidak Juli 2026? Cek status penerima bansos lewat website dan aplikasi resmi berikut ini.