PEMBOBOLAN ATM : Oknum Pegawai Bank Ikut Berperan Bobol Rekening

Sunartono
Sunartono Senin, 20 Oktober 2014 17:20 WIB
PEMBOBOLAN ATM : Oknum Pegawai Bank Ikut Berperan Bobol Rekening

Harianjogja.com, SLEMAN - Kejahatan pembobolan rekening ternyata melibatkan oknum pegawai bank. Ditreskrimum Polda DIY kembali menangkap satu tersangka yang juga karyawan salahsatu bank. (Baca : http://www.harianjogja.com/baca/2014/10/09/pembobolan-atm-penduplikat-kartu-atm-yang-bobol-rp13-miliar-berhasil-ditangkap-542910" target="_blank">PEMBOBOLAN ATM : Penduplikat Kartu ATM yang Bobol Rp1,3 Miliar Berhasil Ditangkap)

Karyawan tersebut adalah Aje, 25, bekerja sebagai customer service salahsatu Unit Bank di Kasembon, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Ia ditangkap petugas reserse Polda DIY saat masih tengah bekerja di kantornya pada pekan lalu.

Dengan demikian kini ada lima tersangka sindikat pembobolan rekening melalui ATM yang berhasil ditangkap Ditreskrimum Polda DIY.

Mereka antara lain Aan, 30, warga Gunungkidul selaku otak dari rencana pembobolan dan Dwi, 30, asal Surabaya, Jawa Timur bertindak sebagai pemalsu KTP.

Serta bertindak sebagai penarik uang dari ATM yakni Gunanto, 38, warga Pomah, Tulung, Klaten dan Rosyid, 36, seorang pedagang sapi warga Cawan, Jatinom, Klaten.

Sedangkan Aje selaku karyawan bank memberikan data valid sekaligus memantau untuk memastikan korban tidak memiliki ATM dan rekeningnya tidak bergerak atau tidak kerap melakukan transaksi.

"Memang ada keterlibatan orang dalam. Dia [Aje] selaku yang menyiapkan data, dia sebagai customer service. Ditangkap saat kerja dibantu pihak bank," ungkap Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum, AKBP Djuhandhani Rahardjo Puro saat ditemui, Senin (20/10/2014).

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online