KURIKULUM 2013 : Lulusan UNY Diharapkan Proaktif Pelajari Sistem Pendidikan Terbaru
JIBI/Solopos/Ardiansyah Indra Kumala Suasana belajar-mengajar di sekolah sasaran kurikulum 2013 SD Negeri Begalon 2, Laweyan, Solo, Kamis (6/2). Pada kurikulum 2013, guru dituntut harus bisa menerapkan pembelajaran dengan pendekatan berbasis scientific, tematik, dan terintegrasi dengan memperhatikan karakteristik peserta didik.
Harianjogja.com, SLEMAN - Lulusan kependidikan Universitas Negeri Yogyakarta akan menghadapi implementasi Kurikulum 2013 sehingga diharapkan proaktif untuk mempelajari kurikulum tersebut.
"Hal itu penting karena lulusan kependidikan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) saat ini masih terbatas mengetahui isi Kurikulum 2013," kata Rektor UNY Rochmat Wahab di Yogyakarta, Sabtu (30/8/2014).
Pada wisuda lulusan S-3, S-2, S-1, dan D-3 UNY periode Agustus 2014, ia mengatakan hal itu dilakukan dengan tetap berkeyakinan
keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh penguasaan isi dokumen kurikulum, tetapi juga bagaimana mengembangkan kurikulum di kelas.
"Wisudawan yang ingin melanjutkan karirnya di dunia pendidikan perlu mengeksplorasi diri untuk dapat mengembangkan kurikulum di kelas dengan menguasai subjek didik secara penuh dan mampu menerapkan sistem evaluasi pembelajaran yang tepat," katanya.
Menurut dia, pada 2015 Indonesia memasuki Masyarakat Ekonomi ASEAN di mana ASEAN diharapkan mampu memainkan peran penting menjadi pasar tunggal dan basis produksi karena terjadi arus barang, jasa, investasi, dan tenaga terampil yang bebas aliran modal.
"Pada 2015 kita siap atau tidak siap, harus memasuki era bebas di lingkungan ASEAN," katanya.
Ia mengatakan dengan jumlah penduduk meliputi 40 persen dari keseluruhan penduduk ASEAN, akan menjadi aset yang sangat berharga jika penduduk Indonesia mampu menunjukkan sebagai sumber daya yang berkualitas.
"Sebaliknya bisa menjadi petaka jika mereka tidak mampu menampilkan sebagai sumber daya yang produktif dan berkualitas," katanya.
Wisuda lulusan UNY periode Agustus 2014 itu diikuti sebanyak 2.127 orang terdiri atas 13 lulusan S-3, 204 lulusan S-2, 1.472 lulusan S-1 Kependidikan, 281 orang S-1 Non-Kependidikan, dan 157 lulusan D-3 tiga Non-Kependidikan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Share