Dies Natalis UNSA ke-28, Astrid Soroti Makna Estafet Antargenerasi
Dies Natalis ke-28 UNSA di Stadion Sriwedari diisi senam sehat dan lomba estafet. Astrid Widayani menyoroti makna estafet antargenerasi.
Ilustrasi siswa sekolah dasar (SD). (JIBI/Harian Jogja/Antara)
Harianjogja.com, JOGJA- Tak ada lagi siswa di DIY yang tinggal kelas atau tidak naik kelas. Tidak hanya di tingkat pendidikan dasar (dikdas) tetapi juga pendidikan menengah (dikmen) seperti SMA/SMK.
Kebijakan ini akan digulirkan setelah Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY mengevaluasi pelaksanaan program tersebut pada tingkat dikdas.
“Mulai tahun ajaran mendatang, tidak boleh ada siswa yang tinggal kelas atau tidak naik kelas di tingkat SD. Program ini bisa diberlakukan juga untuk tingkat SMA/SMK," ungkap Kepala Disdikpora DIY, Baskara Aji di kantornya, Senin (10/2/2014).
Menurut Aji, kebijakan tersebut diterapkan karena nilai kognitif atau akademik siswa seharusnya tidak menjadi penentu tunggal kenaikan kelas atau kelulusan siswa. Nilai afektif dan psikomotorik siswa seharusnya juga dipertimbangkan untuk penilaian raport atau kelulusan.
“Tugas guru yang harus memahami standar proses pembelajaran siswa yang berbeda satu dengan lainnya. Karakter dan kompetensi siswa yang tidak sama satu dengan lainnya bukan jadi alasan guru untuk menyamaratakan pembelajaran,” ujarnya.
Menurutnya, guru harus memperlakukan anak secara individu. Sebab, mereka memiliki karakter sendiri-sendiri. Kalau ada anak yang tidak bisa naik, tegas Aji, maka yang salah adalah guru dalam mengajar dan bukan siswa tersebut.
Bila ada siswa yang tidak mampu menyamai kompetensi siswa lainnya, kata Aji, maka guru harus memberikan pembelajaran khusus atau melakukan pengayaan pembelajaraan. Sebab standar pembelajaran yang diajarkan merupakan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM).
"Guru harus benar-benar memastikan siswa sudah menyelesaikan materi, bukan sekadar naik tanpa tuntas KKM. Penilaian raport tak hanya dari sisi akademik tetapi juga ketrampilan dan perilaku," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dies Natalis ke-28 UNSA di Stadion Sriwedari diisi senam sehat dan lomba estafet. Astrid Widayani menyoroti makna estafet antargenerasi.
Tiket MotoGP Mandalika 2026 habis terjual di semua kategori, termasuk royal box. Penyelenggara memastikan tidak menambah kuota tiket.
PT Astra International Tbk berkolaborasi dengan Kemendukbangga/BKKBN memperkuat pencegahan stunting melalui intervensi gizi, layanan Posyandu, dan pendampingan
Sebanyak 86 korban dugaan investasi emas melapor ke Bareskrim Polri. Kerugian ditaksir Rp25 miliar dengan tujuh perusahaan dilaporkan.
Festival Tunas Bahasa Ibu Jawa Tengah 2026 diikuti 490 siswa dari 35 kabupaten/kota. Taj Yasin mendorong pelestarian bahasa Jawa untuk menjaga tata krama dan ka
Pemerintah mempercepat revisi UU Narkotika untuk mengatasi lapas overkapasitas dan memperjelas penanganan pengguna serta pengedar narkoba.