RS PKU Muhammadiyah Jogja Gelar Simulasi Kebakaran, Ini Tujuannya
RS PKU Muhammadiyah Jogja menggelar simulasi penanganan krisis kesehatan dampak kebakaran. Latihan melibatkan Damkar, BPBD DIY, dan MDMC.
Harianjogja.com, SLEMAN-Kawasan hutan Indonesia berperan penting untuk menjaga persediaan air dan pengembangan energi. Untuk menjaga kelestarian hutan, pemerintah akan melakukan pengintegrasian data kehutanan berbasis pada teknologi citra satelit.
Menurut Direktur Jenderal Planologi Kementrian Kehutanan RI Bambang Soepijanto, pengintegrasian data kehutanan dilakukan dengan One Map Policy (OMP).
Data hutan akan diintegrasikan melalui teknologi citra satelit dengan resolusi tinggi. Selain untuk memonitor kawasan hutan, hal itu dilakukan untuk menjaga kawasan hutan agar tidak beralih fungsi.
“Kehutanan Indonesia tidak hanya menghasilkan kayu, namun juga mampu menyediakan lahan untuk pertanian, sumber pangan, air dan energy demi kedaulatan dan kemandirian bangsa. Kami akan lakukan dengan tetap memerhatikan keseimbangan aspek ekologi, ekonomi dan social budaya,” ujarnya saat menghadiri Dies Natalis ke 55 UPN Veteran Jogja, Senin (17/12/2013).
Bambang menjelaskan, dengan modal penguasaan lahan hutan kurang lebih 130 juta hektare atau hampir 70% daratan Indonesia, ke depan peranan hutan akan ditingkatkan.
Hutan akan menjadi penopang demi mewujudkan tersedianya elemen-elemen dasar seperti kecukupan pangan, ketersediaan energi dan air yang dinilai lebih penting dan strategis.
“Segala upaya yang akan kami lakukan juga sangat bergantung oleh dukungan kementerian lainnya. Kami akan meningkatkan kerja sama dan koordinasi dengan Kementrian Pertanian, ESDM dan PU. Ini penting demi pengharmonisasian peraturan perundang-undangan serta sinkrinosasi pelaksanaan kegiatan di lapangan,” ujarnya.
Hingga kini, luas hutan produksi yang dapat dikonversi (HPK) mencapai 18 hektar atau 9,53% dari total luas kawasan hutan di Indonesia. Keberadaan HPK tersebut dinilai berperan penting untuk mendukung surplus beras sebesar 10 juta ton pada 2014 mendatang.
“Saat ini, Kementrian Kehutanan mencadangkan 307.000 hektare lahan di wilayah Kalimantan. Adapun yang berpotensi untuk pengembangan tanaman pangan seluas 123.000 hektare,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RS PKU Muhammadiyah Jogja menggelar simulasi penanganan krisis kesehatan dampak kebakaran. Latihan melibatkan Damkar, BPBD DIY, dan MDMC.
Menteri PKP Maruarar Sirait membuka wacana hunian di atas sungai. Regulasi, legalitas, konstruksi, dan harga akan dikaji lebih dulu.
Anak Kampung Sadang, Bandung Barat, menyeberangi Waduk Saguling dengan rakit untuk sekolah. Warga berharap akses jembatan segera dibangun.
Kemnaker menyiapkan strategi triple skilling berupa upskilling, reskilling, dan cross-skilling untuk menghadapi perubahan dunia kerja akibat AI.
Job fair disabilitas Kulonprogo mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan. Riski dan Arif berbagi perjuangan mencari pekerjaan inklusif.
Pembangunan inklusif di Indonesia disoroti. Ohana Indonesia mendesak reformasi anggaran dan pemenuhan hak kelompok difabel.