Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 22 Mei 2026, Tarif Rp8.000
Jadwal KRL Solo–Jogja Jumat 22 Mei 2026 kembali normal. Cek jam keberangkatan lengkap dari Palur hingga Tugu Jogja.
Harianjogja.com, JOGJA– Untuk meningkatkan daya saing generasi muda khususnya bidang penelitian di Indonesia, guru-guru pembimbing penelitian siswa membentuk Asosiasi Guru Pembimbing Penelitian Indonesia (AGPPI).
Direktur Center for Youth Scientist Monika Rahardi mengatakan, selama ini pihaknya ditunjuk Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI untuk membina para peneliti muda agar mampu bersaing di tingkat nasional dan internasional.
Keberadaan AGPPI sebagai wadah bagi guru-guru pembimbing penelitian dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan siswa sebagai peneliti muda di seluruh Indonesia.
Terdapat tiga tugas utama para guru pembimbing penelitian yang tergabung dalam AGPPI. Pertama, kemampuan menghidupkan kembali iklim penelitian kepada para siswa, mampu melakukan pembinaan penelitian dan mampu melakukan pengelolaan penelitian di sekolah.
Berdasarkan pengamatannya banyak guru dari sekolah menengah yang potensial untuk mengembangkan penelitian siswanya. Hanya saja, tidak sedikit guru yang kesulitan untuk memberikan bimbingan lantaran kurang berpengalaman mengikuti kompetisi penelitian baik tingkat nasional maupun internasional.
“Kondisi pendidikan di Indonesia masih belum merata. Masih ada kesenjangan atau perbedaan yang jauh antara guru pembimbing yang berhasil mencetak siswa juara dengan guru pembimbing yang belum pernah juara. Untuk menjembatani masalah tersebut, perlu sebuah wadah yang bisa menanungi mereka,” ujarnya.
“Dari segi pengalaman mengajar maupun mengikuti kompetisi, rata-rata kemampuan guru sama. AGPPI akan dijadikan tempat untuk saling bertukar pengalaman. Diharapkan memunculkan lebih banyak peneliti muda berprestasi asal Indonesia. Sebab, persaingan dengan siswa di luar negeri juga ketat,” jelasnya.
Koordinator AGPPI Kuncoro Budi Raharjo mengatakan, para guru pembimbing penelitian harus mendorong agar para siswa mau melakukan penelitian sesuai bidangnya. Apalagi, katanya, diberlakukannya kurikulum 2013 membuka kesempatan bagi siswa untuk melakukan praktek penelitian.
“Kami hanya berharap, segala kegiatan penelitian yang dilakukan siswa mampu mendapat apresiasi dengan dibuatkan sebuah payung hukum. Hal ini tentu berkaitan dengan eksistensi penelitian di sekolah. Kami ingin penelitian siswa bisa terus berkembang dari tahun ke tahun,” harapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal KRL Solo–Jogja Jumat 22 Mei 2026 kembali normal. Cek jam keberangkatan lengkap dari Palur hingga Tugu Jogja.
Kenali jenis lampu emergency untuk rumah, kantor, hingga area industri, mulai rechargeable, smart LED, hingga tenaga surya.
Harga cabai rawit merah tembus Rp73.500 per kg. PIHPS juga mencatat harga telur ayam, beras, bawang, dan minyak goreng masih tinggi.
Iran mendesak AS mencabut sanksi dan membebaskan aset yang dibekukan di tengah ketegangan kawasan serta konflik Selat Hormuz.
Sebanyak 3.393 PPPK paruh waktu di Bantul resah kontrak berakhir September 2026 di tengah pembatasan belanja pegawai daerah.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi tak henti-hentinya mempromosikan potensi investasi di wilayahnya kepada para investor baik dalam negeri maupun luar negeri.