OPINI: Panas Ekstrem, Bencana Sunyi yang Menggerus Ekonomi
Panas ekstrem diam-diam menggerus ekonomi Indonesia. Saatnya beralih dari respons bencana ke adaptasi iklim yang antisipatif.
Harianjogja.com, BEKASI-Tim Detasemen Khusus (Densus) Anti Teror 88 menangkap tiga orang yang diduga teroris di Bekasi, Jawa Barat, Selasa (20/8/2013) petang. Penangkapan tersebut dilakukan di salah satu rumah percetakan di Bekasi Timur.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto mengatakan, penangkapan tersebut dilakukan di Percetakan Andescre, Jl Mayor Hasibuan no 12 Bekasi Timur, Jawa Barat.
"Penangkapan dilakukan oleh Densus 88 pada hari Selasa, 20 Agustus 2013 pukul 18.45 WIB," ujar Rikwanto, Selasa (20/8/2013).
Ada tiga orang yang ditangkap oleh Densus 88. Mereka yakni,
1. Khaerul Ikhwan, lahir di Madiun, 21 Mei 1981. Alamat Desa Sare Mulyo Rt 2 Rw 1 Kelurahan Wono Sari, Jawa Timur.
2. Andri Wahonno, lahir di Trenggalek, 22 Agustus 1992. Alamat di Dusun Gardu RT 5 RW 6 Kelurahan Gamping, Kecamatan Suruti, Jawa Timur.
3. Ahmad Irfan, lahir di Tegal, 25 Mei 1991. Alamat di Bogares Kidul RT 27 RW 24 Kelurahan Pangkalan, Kecamatan Tegal, Jawa Barat.
(JIBI/Harian Jogja/Detik.com)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Panas ekstrem diam-diam menggerus ekonomi Indonesia. Saatnya beralih dari respons bencana ke adaptasi iklim yang antisipatif.
TVRI Yogyakarta siapkan titik nobar Piala Dunia 2026 di seluruh DIY, dari Kota Jogja hingga Gunungkidul, libatkan UMKM.
Pemkot Jogja siapkan strategi hadapi kenaikan BBM, dari efisiensi anggaran hingga operasi pasar untuk jaga daya beli.
Cemas di malam hari ternyata dipicu stres dan aktivitas digital. Simak penjelasan ahli dan cara mengatasinya agar tidur lebih nyenyak.
Kasus penagihan utang di Ponjong Gunungkidul berujung penganiayaan, tiga tersangka diamankan polisi.
Harga Pertamax naik jadi Rp16.250, pemerintah akui ada pergeseran ke Pertalite namun belum berdampak besar pada subsidi.