Ditlantas Polda DIY: Pengemudi Taksi Jangan Main Hakim Sendiri
Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta meminta tidak ada aksi main hakim sendiri antara pengemudi taksi konvensional dan taksi berbasis aplikasi
JOHANESBURG-Tokoh anti-apartheid Nelson Mandela, yang dirawat di rumah sakit karena infeksi paru-paru, saat ini berada dalam kondisi kritis, demikian diumumkan kepresidenan Afrika Selatan, Minggu (23/6/2013) waktu setempat.
"Kondisi mantan Presiden Nelson Mandela, yang masih dirawat di rumah sakit di Pretoria, kini kritis," kata Mac Maharaj, juru bicara kepresidenan, dalam sebuah pernyataan.
Kondisi tokoh berusia 94 tahun itu, yang dirawat di rumah sakit sejak 8 Juni, memburuk dalam 24 jam terakhir.
Presiden Jacob Zuma menyampaikan kabar itu setelah mengunjungi Mandela di rumah sakit pada Minggu malam dan diberi tahu dokter bahwa "kondisi mantan presiden itu kritis dalam 24 jam terakhir".
Mandela, yang menjadi presiden kulit hitam pertama Afrika Selatan pada 1994, akan genap berusia 95 tahun pada 18 Juli. Ia dirawat di rumah sakit empat kali sejak Desember, sebagian besar karena gangguan paru-paru yang dideritanya selama bertahun-tahun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta meminta tidak ada aksi main hakim sendiri antara pengemudi taksi konvensional dan taksi berbasis aplikasi
KPAI soroti kejanggalan temuan 11 bayi di Sleman. Diduga ada praktik perdagangan bayi berkedok adopsi dan penitipan anak.
Wajah bengkak dan sembap bisa jadi tanda stres kronis. Simak penjelasan dokter dan dampaknya bagi kesehatan tubuh dan mental.
Jepang umumkan 26 pemain untuk Piala Dunia 2026. Yuto Nagatomo kembali, sementara Mitoma dan Minamino absen karena cedera.
Gerindra sidang anggota DPRD Jember yang viral merokok dan main gim saat rapat stunting. Publik menunggu sanksi dari majelis kehormatan.
Relokasi SDN Nglarang Sleman mulai bergerak. Pembangunan gedung baru ditargetkan mulai Mei 2026 akibat proyek Tol Jogja-Solo.