Tito Kei Ditembak, Saksi Mengira Ban Meledak

Redaksi Solopos
Redaksi Solopos Sabtu, 01 Juni 2013 13:00 WIB
Tito Kei Ditembak, Saksi Mengira Ban Meledak

JAKARTA-Suara dua tembakan beruntun menggelegar menjelang malam di Jalan Raya Titian Indah, Bekasi Kota. Kejadian itu sangat cepat dan membuat warga setempat langsung gempar.

"Saya dengar ada suara tembakan dua kali, saya kira ban meledak. Ternyata ada yang teriak 'penembakan-penembakan'," kata saksi Ipeh (31) kepada wartawan di tempat kejadian perkara (TKP), Sabtu (1/6/2013).

Ipeh merupakan penjual bensin yang hanya berjarak 10 meter dari lokasi kejadian. Saat kejadian, situasi jalan cukup ramai karena waktu pulang kerja.

"Setelah itu saya mendekat, melihat Pak Tito ditembak di mukanya. Pak Ratim terjatuh di bawah meja. Banyak darah," kisah Ipeh.

Usai penembakan, warga tidak berani mendekat sebab khawatir pelaku masih ada di sekitar lokasi. Setelah beberapa saat, barulah masyarakat mencegat kendaraan yang lewat untuk membawa Tito Kei dan Ratim ke rumah sakit.

"Saya tidak berani mendekat, cuma lihat Pak Tito dari jarak beberapa meter," tutur Ipeh.

Tito Kei akhirnya meninggal dunia. Penembak misterius itu belum tertangkap. Identitas pelaku juga belum teridentifikasi.

Tito Kei adalah adik Jhon Refra Kei terpidana kasus pembunuhan John Kei.

Simak berita selengkapnya : http://digital.solopos.com/file/01062013/">http://digital.solopos.com/file/01062013/

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Maya Herawati
Maya Herawati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online