Ditlantas Polda DIY: Pengemudi Taksi Jangan Main Hakim Sendiri
Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta meminta tidak ada aksi main hakim sendiri antara pengemudi taksi konvensional dan taksi berbasis aplikasi
BATANG-Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri menembak mati seorang terduga teroris di Desa Limpung, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Rabu sekitar pukul 15.00 WIB.
Kepala Kepolisian Sektor Limpung, AKP Puji Irianto, di Batang, mengatakan bahwa saat itu polsek hanya dititipi sebanyak tiga kendaraan bermotor yang diduga dikendarai oleh para terduga teroris.
"Kami hanya mendapatkan titipan tiga buah sepeda motor, kemudian petugas dari Mabes Polri itu tidak berpesan sedikitpun. Setelah menitipkan sepeda motor itu, mereka langsung pergi," katanya.
Informasi yang diterima para terduga teroris tersebut sudah dibuntuti oleh petugas Densus 88 Antiteror dari Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.
Namun saat diadang petugas, seorang terduga teroris berusaha melawan dengan menggunakan senjata api sehingga petugas Densus langsung menembaknya.
Sedangkan dua terduga terorisnya lainnya ditangkap Densus 88 Antiteror Mabes Polri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta meminta tidak ada aksi main hakim sendiri antara pengemudi taksi konvensional dan taksi berbasis aplikasi
Ratusan anak muda gelar konser di Titik Nol Jogja, suarakan perlawanan dan solidaritas di tengah isu kriminalisasi aktivis.
PAD pariwisata Sleman terus naik, tapi pertumbuhannya melambat. Ini penyebab dan data lengkapnya.
Penyalahgunaan obat-obatan tertentu di Jogja meningkat dan mengancam generasi muda. BPOM ungkap dampak serius hingga risiko kematian.
Buku Kampus Pergerakan diluncurkan saat 28 tahun Reformasi, mengulas sejarah panjang perjuangan mahasiswa sejak 1986.
Tiga calon Sekda Sleman sudah dikantongi Bupati. Tinggal tunggu restu Sri Sultan sebelum pelantikan.