Di Bantul, 4 Jenis Barang Ini Dipantau
<p><em>Dinas Perdagangan Kabupaten Bantul, melakukan pemantauan stok kebutuhan pokok dengan fokus pada empat komoditas</em></p>
JAKARTA-Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali meminta keterangan Luthfi Hasan Ishaaq untuk kasus dugaan pencucian uang dengan tersangka Ahmad Fathanah. Setiba di KPK, mantan Presiden PKS ini langsung diberondong pertanyaan mengenai penghalangan proses penyitaan lima mobil mewah miliknya di Kantor DPP PKS.
Terhadap pertanyaan ini, Luthfi tidak memberikan tanggapan. Tersangka kasus dugaan pencucian uang dan suap impor daging ini hanya memberi senyuman.
Luthfi hanya diam ditanya apakah dia yang menyuruh Ahmad Zaky tidak akui keberadan mobilnya kepada KPK. Termasuk pertanyaan kenapa petugas keamanan DPP PKS tak kooperatif terhadap KPK.
Menggunakan mobil tahanan, Luthfi Hasan tiba di KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Rabu (8/5), sekitar pukul 11.00 WIB.
Seperti diketahui KPK telah menyegel lima mobil mewah yang diduga terkait pencucian uang Luthfi Hasan. Saat ini kelima mobil tersebut berada di kantor DPP PKS. Pihak KPK masih akan melakukan koordinasi kapan akan melakukan penyitaan mobil-mobil tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
<p><em>Dinas Perdagangan Kabupaten Bantul, melakukan pemantauan stok kebutuhan pokok dengan fokus pada empat komoditas</em></p>
Kenali jenis lampu emergency untuk rumah, kantor, hingga area industri, mulai rechargeable, smart LED, hingga tenaga surya.
Harga cabai rawit merah tembus Rp73.500 per kg. PIHPS juga mencatat harga telur ayam, beras, bawang, dan minyak goreng masih tinggi.
Iran mendesak AS mencabut sanksi dan membebaskan aset yang dibekukan di tengah ketegangan kawasan serta konflik Selat Hormuz.
Sebanyak 3.393 PPPK paruh waktu di Bantul resah kontrak berakhir September 2026 di tengah pembatasan belanja pegawai daerah.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi tak henti-hentinya mempromosikan potensi investasi di wilayahnya kepada para investor baik dalam negeri maupun luar negeri.