Ditlantas Polda DIY: Pengemudi Taksi Jangan Main Hakim Sendiri
Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta meminta tidak ada aksi main hakim sendiri antara pengemudi taksi konvensional dan taksi berbasis aplikasi
JAKARTA-Tim Cyber Crime Direktorat Ekonomi Khusus Mabes Polri juga ikut dilibatkan dalam melacak keberadaan Susno Duadji. Tapi sudah beberapa hari melacak, Susno belum juga tertangkap. B
"Sudah bagian dari proses penyelidikan. Namun, ada titik terang atau tidak kita belum bisa publikasikan karena itu bagian dari penyelidikan dan itu sifatnya memberikan perbantuan kepada kejaksaan," jelas Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar di Jakarta, Kamis (2/5).
Tim Cyber Crime, lanjut Boy, bertugas sebagai tim pendukung. Tim ini diterjunkan terkait dengan kemunculan Susno lewat youtube.
"Jadi tugas kita adalah memberikan perbantuan kepada Kejaksaan," imbuh Boy.
Menurut Boy, pihaknya berkoordinasi terus dengan pihak Kejaksaan. Tapi, saat ditanya posisi Susno yang kabarnya berada di Soreang, Bandung, Boy menjawab diplomatis.
"Belum tahu. Yang kordinasi itu tim dengan tim bukan bagian humasnya. Artinya, nanti humas akan dikabari kalau sudah ada hasil. Kalau belum ada hasil yang namanya kegiatan penyelidikan yang tidak bisa dibuka ke masyarakat," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta meminta tidak ada aksi main hakim sendiri antara pengemudi taksi konvensional dan taksi berbasis aplikasi
Chery dan BYD mengkaji potensi kenaikan harga mobil di Indonesia akibat pelemahan rupiah dan tekanan biaya produksi.
Panduan membaca hasil TKA Kemendikdasmen agar peserta didik memahami makna skor dan kategori penilaian akademik.
Dinas Kebudayaan (Disbud) Bantul kembali menggelar kegiatan Internalisasi Kesejarahan melalui Pembinaan Komunitas.
Harga LPG non-subsidi di Kulonprogo naik sekitar Rp10 ribu per tabung, penjualan mulai menurun di sejumlah pangkalan.
Leo/Daniel naik peringkat BWF usai juara Thailand Open 2026, diikuti perubahan ranking atlet bulu tangkis Indonesia lainnya.