Harga Biodiesel dan Bioetanol Naik September 2026
ESDM menetapkan HIP biodiesel Rp15.025 dan bioetanol Rp11.814 per liter pada September 2026, keduanya naik dari bulan sebelumnya.
Ilustrasi (JIBI)
http://www.harianjogja.com/baca/2013/01/10/bmkg-angin-kencang-tak-munculkan-puting-beliung-366841/compact_awan" rel="attachment wp-att-366842">http://images.harianjogja.com/2013/01/compact_awan.jpg" alt="" width="300" height="200" />JOGJA -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan, sifat angin kencang yang saat ini bertiup di wilayah DIY berbeda dengan sifat puting beliung yang beberapa waktu lalu menerjang wilayah ini.
“Puting beliung adalah angin yang sifatnya lokal dan terjadi hanya sesaat dengan kecepatan 40 km per jam. Tetapi, angin kencang yang terjadi saat ini terjadi secara merata di wilayah DIY,” kata kata Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Jogja Tony Agus Wijaya, Kamis (10/1/2013).
BMGK menyatakan angin kencang yang melanda DIY dan sekitarnya disebbkan keberadaan badai tropis Narelle di Samudera Hindia tepatnya selatan Nusa Tenggara Timur.
BMKG memperkirakan, badai tropis tersebut akan berlangsung hingga 17 Januari dengan puncak terjadi pada Kamis dan Jumat (11/1/2013).
Selama angin kencang bertiup, lanjut Tony, awan hujan yang menaungi DIY justru hilang karena terbawa angin menuju pusat badai.
“Di pusat badai, justru terjadi angin kencang dengan hujan deras. Awan hujan yang ada `dicuri` oleh badai. Kecepatan angin di pusat badai juga bisa mencapai 120 km per jam,” katanya.
Meskipun demikian, Tony mengatakan, hujan masih akan mungkin terjadi di wilayah DIY terutama saat sore dan malam hari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
ESDM menetapkan HIP biodiesel Rp15.025 dan bioetanol Rp11.814 per liter pada September 2026, keduanya naik dari bulan sebelumnya.
MK mengabulkan sebagian permohonan uji materi soal informasi kandungan gula, garam dan lemak pada kemasan makanan dan minuman.
DPRD Kulonprogo menyoroti rotasi jabatan di Pemkab dan meminta pejabat baru membuktikan kinerja serta meningkatkan pelayanan masyarakat.
Pelindo menargetkan penataan 17 entitas melalui merger, konsolidasi, divestasi dan likuidasi hingga jumlah entitas menjadi 21
KAI merespons penetapan tersangka masinis Argo Bromo Anggrek dan menindaklanjuti enam rekomendasi keselamatan dari KNKT.
Bulog mengubah pola pengelolaan stok beras SPHP dari FIFO menjadi formula mixing 2-3-4 untuk menjaga mutu beras yang disalurkan.