FinExpo 2026, BPJS Ketenagakerjaan Jogja Sasar Pekerja Informal
BPJS Ketenagakerjaan Yogyakarta memanfaatkan FinExpo 2026 untuk mengedukasi pekerja mandiri dan pelaku UMKM tentang perlindungan sosial.
Bangkai KM Virgo Transport 8 yang karam di perairan Masalembo, Laut Jawa/ Antara-Rizal Hanafi/kye\r\n\r\n
Harianjogja.com, BANJARMASIN— Pencarian korban Kapal Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa pada 13 September 2026 masih menjadi prioritas sebelum operasi pengangkatan bangkai kapal atau salvage dilakukan. Manajemen PT Virgo Karya Shipping mengupayakan agar jenazah korban yang masih hilang dapat ditemukan terlebih dahulu.
Juru Bicara PT Virgo Karya Shipping, Simson Rihi, mengatakan perusahaan mengutamakan aspek kemanusiaan dalam penanganan kecelakaan kapal tersebut. Upaya pencarian korban akan dilakukan sebelum operasi salvage secara penuh dimulai.
“Kami mengutamakan sisi kemanusiaan terlebih dahulu sehingga diupayakan jenazah bisa ditemukan sebelum salvage dilakukan,” kata Simson di Banjarmasin, Selasa.
Pernyataan tersebut disampaikan saat audiensi dengan keluarga korban di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin. Dalam kesempatan itu, Simson menjelaskan tim masih melakukan pemetaan kondisi kapal yang terbalik di dasar Laut Jawa.
Pemetaan Kapal Berlangsung Lima Hari
Menurut Simson, pemetaan awal kondisi kapal dilakukan oleh tim penyelam dengan pengawasan dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas). Proses tersebut telah berlangsung selama lima hari terakhir.
Setelah pemetaan, tahapan berikutnya adalah oil recovery atau pemulihan minyak dari kapal yang tenggelam. Proses ini dilakukan dengan menguras minyak dan limbah bahan bakar dari kapal agar tidak mencemari laut.
Setelah tahapan tersebut, upaya pencarian dan penyelamatan akan dilanjutkan melalui operasi SAR salvage. Tahap ini ditujukan untuk mencari sisa korban yang kemungkinan masih terjebak di dalam kapal.
“Dari tahapan ini kita upayakan SAR salvage dengan mencari sisa korban yang mungkin masih terjebak di dalam kapal,” jelasnya.
Simson mengatakan operasi salvage secara penuh baru akan dilakukan setelah seluruh tahapan sebelumnya selesai dan dipastikan tidak ada lagi jenazah yang tertinggal di dalam kapal. Operasi tersebut nantinya dilaksanakan oleh perusahaan yang ditunjuk pihak asuransi.
Operasi Salvage Diperkirakan hingga 30 Hari
Simson menjelaskan durasi operasi salvage bergantung pada kondisi di lapangan. Apabila berjalan lancar, proses pengangkatan bangkai kapal diperkirakan dapat berlangsung hingga 30 hari.
“Operasi salvage ini jika lancar prosesnya bisa sampai 30 hari tergantung kondisi arus perairan dan cuaca,” tambahnya.
Operasi tersebut menjadi harapan terakhir bagi keluarga korban untuk menemukan orang-orang yang diperkirakan masih terjebak di dalam kapal. Namun, pelaksanaannya tetap bergantung pada penyelesaian tahapan pemetaan, pemulihan minyak, dan upaya pencarian korban.
Sebanyak 53 Korban Kapal Virgo Masih Hilang
Kapal Virgo Transport 8 tenggelam di Laut Jawa pada 13 September 2026 saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin. Kapal tersebut membawa total 243 penumpang dan awak.
Hingga kini, sebanyak 190 orang telah ditemukan. Jumlah itu terdiri atas 108 orang selamat dan 82 orang meninggal dunia.
Sementara itu, 53 korban lainnya masih belum ditemukan. Pencarian terhadap korban yang belum ditemukan menjadi salah satu fokus penanganan sebelum perusahaan melaksanakan operasi salvage secara penuh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BPJS Ketenagakerjaan Yogyakarta memanfaatkan FinExpo 2026 untuk mengedukasi pekerja mandiri dan pelaku UMKM tentang perlindungan sosial.
Dinpar Sleman menyiapkan pembayaran non tunai retribusi wisata mulai awal 2027. TPR Kaliurang menjadi lokasi penerapan tahap awal.
Ookla mencatat kecepatan unduh internet seluler Indonesia mencapai 52,01 Mbps pada kuartal III/2026, naik 43,4% secara tahunan.
Totok Daryanto mengukuhkan hampir 1.000 relawan di Kulonprogo untuk menyerap aspirasi warga dan mengawal persoalan masyarakat hingga DPR RI.
Malioboro Coffee Night #6 digelar 29-31 Oktober 2026 dengan ribuan cangkir kopi gratis, Pasar Kopi Nusantara, dan ruang temu petani.
Dinsos Bantul menyiapkan pelibatan TNI-Polri dalam pendataan bansos melalui Perlinsos. Data yang telah diinput mencapai sekitar 4.500.