KPK Ungkap Dugaan Korupsi PMB Unsoed, Guru SMA Ikut Terseret
KPK mengungkap dugaan korupsi PMB Unsoed, mulai transaksi Rp650 juta, 73 kursi disetting, hingga keterlibatan guru SMA.
Kebakaran di Menteng Dalam, Tebet, menewaskan empat orang. Gulkarmat Jaksel menduga api dipicu fenomena listrik dari ruang mesin fotokopi. /Antara.
Harianjogja.com, JAKARTA— Kebakaran rumah kos sekaligus tempat usaha fotokopi di Jalan Rasamala II RT 09/RW 1, Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (24/8/2026) dini hari, menewaskan empat orang. Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan (Gulkarmat Jaksel) menduga kebakaran dipicu fenomena listrik.
"Dugaan penyebab kebakaran di rumah kos dan tempat usaha fotokopi karena fenomena listrik," kata Kepala Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan, Asril Rizal di Jakarta, Senin.
Kebakaran tersebut dilaporkan melalui layanan JS112 pada pukul 03.20 WIB. Unit armada awal dari Kantor Sektor Tebet kemudian bergerak menuju lokasi dan tiba pada pukul 03.28 WIB.
Sebanyak 86 personel dikerahkan untuk menangani kebakaran yang melanda area seluas 1.200 meter persegi (m2) tersebut.
Menurut Asril, peristiwa kebakaran diketahui setelah seorang saksi mendengar teriakan kebakaran dari rumah kos sebelah. Asap kemudian masuk ke dalam kamar kos saksi.
Penghuni kos tersebut segera keluar untuk menyelamatkan diri bersama temannya. Berdasarkan keterangan yang diperoleh petugas, api diduga berasal dari bagian bawah ruang mesin fotokopi.
"Dugaan api terjadi dari bagian kos sebelah dari bagian bawah ruang mesin fotokopi," ucapnya.
Gulkarmat Jaksel masih menangani dampak kebakaran tersebut. Status penanganan kini dinyatakan hijau atau pemadaman telah selesai.
Kebakaran di kawasan Menteng Dalam itu menyebabkan empat orang meninggal dunia dan satu orang lainnya mengalami luka.
"Empat orang meninggal dan satu orang terluka," kata Asril Rizal di Jakarta, Senin (24/8/2026).
Empat korban meninggal dunia masing-masing wanita berinisial RA (68), pria SH (77), pria RPW (40), serta seorang penghuni kos laki-laki yang identitasnya belum diketahui.
Sementara itu, korban luka diketahui berinisial G (25).
Fenomena listrik menjadi dugaan awal penyebab kebakaran tersebut. Masyarakat perlu memperhatikan kondisi instalasi dan peralatan listrik di rumah maupun tempat usaha untuk mengurangi risiko kebakaran.
Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain tidak menggunakan colokan atau kabel listrik yang rusak, tidak membebani satu stopkontak dengan terlalu banyak perangkat, serta segera mematikan peralatan listrik setelah selesai digunakan.
Masyarakat juga perlu memastikan instalasi listrik berada dalam kondisi baik dan tidak menggunakan peralatan listrik secara berlebihan, terutama pada bangunan yang dihuni banyak orang seperti rumah kos.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KPK mengungkap dugaan korupsi PMB Unsoed, mulai transaksi Rp650 juta, 73 kursi disetting, hingga keterlibatan guru SMA.
Softex bersama Indomaret menghadirkan program Posyandu Remaja Softex dan Indomaret, sebuah inisiatif CSR yang akan menjangkau lebih dari 2.000 remaja putri
Jet tempur Sukhoi TNI AU tergelincir di Bandara Sultan Hasanuddin. Simak sejarah pembelian 11 unit Sukhoi SU-35 dari Rusia.
Pemerintah menyiapkan pemulihan Desa Adat Sade setelah kebakaran menghanguskan 167 bangunan dan benda warisan budaya Suku Sasak.
Film Laut Bercerita melibatkan dua fotografer khusus untuk menghidupkan detail visual tragedi penghilangan aktivis 1998.
Portal UGM AI Tech4Disaster telah menghimpun sekitar 1.400 laporan warga untuk membantu pemetaan kebutuhan logistik pascabencana NTT.