Anggaran Alkes TB 2027 Jadi Sorotan, Menkes Ungkap Sumber Dana Hibah
Anggaran alkes TB 2027 menjadi sorotan DPR. Menkes Budi Gunadi Sadikin menyebut penanganan TB diperkuat lewat dana hibah.
Foto ilustrasi tempat kejadian perkara. - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Kecelakaan tragis yang menewaskan seorang siswi kelas X SMA Negeri 6 Jakarta berinisial NAP di Jalan Lauser, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, diduga bermula dari kabel yang melintang dan menjorok ke badan jalan. Korban dilaporkan terjatuh dari sepeda motor yang ditumpanginya sebelum akhirnya meninggal dunia dalam insiden tersebut.
Camat Kebayoran Baru, Rachmat Mulyadi, mengungkapkan peristiwa nahas itu terjadi pada Kamis (18/6/2026) sekitar pukul 05.30 WIB saat korban sedang diantar menuju sekolah dari kawasan Ciledug. Saat melintas di lokasi kejadian, sepeda motor yang ditumpangi korban diduga mengalami gangguan setelah setangnya tersangkut kabel yang berada di tepi jalan.
Menurut Rachmat, kabel tersebut melintang dan posisinya cukup menjorok ke badan jalan sehingga berpotensi membahayakan pengguna jalan yang melintas. Akibatnya, pengendara kehilangan kendali dan kendaraan menjadi oleng sebelum terjatuh.
"Awal kejadian itu pagi hari sekitar jam 05.30 WIB. Ketika ada pengendara sepeda motor berboncengan melintas di Jalan Lauser. Kebetulan, bertempat tinggal di daerah Ciledug, mengantar anak sekolah," kata Rachmat kepada wartawan di Jakarta, Kamis.
Ia menjelaskan, insiden terjadi tepat di depan area taman yang berada di Jalan Lauser. Saat sepeda motor melintas, setang kendaraan diduga tersangkut kabel sehingga pengendara tidak mampu mengendalikan laju motor.
"Ketika melewati Jalan Lauser, persis di depan taman, ada kabel yang melintang, agak menjorok ke jalan, sehingga setang motor pengendara tersebut jadi nyangkut, kemudian oleng, sehingga jatuh, dan pada saat jatuh itu, yang dibonceng menjadi korban meninggal dunia," paparnya.
Diduga Sempat Bersenggolan dengan Bus Sekolah
Rachmat menambahkan, berdasarkan informasi awal yang diterimanya, setelah terjatuh kendaraan tersebut diduga sempat bersenggolan dengan sebuah bus sekolah yang berada di belakangnya. Namun, kronologi pasti kejadian masih menunggu hasil penyelidikan aparat kepolisian.
Ia menegaskan bahwa penanganan kasus kecelakaan lalu lintas tersebut kini sepenuhnya berada di bawah kewenangan Polres Metro Jakarta Selatan yang sedang melakukan pendalaman terkait penyebab pasti insiden.
"Untuk masalah selanjutnya, disinyalir di belakang, katanya juga bersenggolan dengan bus sekolah. Untuk laka lantas sudah ditangani oleh Polres Metro Jakarta Selatan," ungkap Rachmat.
Hingga kini, polisi masih mengumpulkan keterangan dan sejumlah fakta di lapangan guna memastikan rangkaian peristiwa yang menyebabkan siswi SMAN 6 Jakarta tersebut kehilangan nyawa. Selain menelusuri dugaan keterlibatan kabel yang menjorok ke badan jalan, penyidik juga mendalami informasi mengenai kontak antara sepeda motor dan bus sekolah yang disebut terjadi setelah korban terjatuh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Anggaran alkes TB 2027 menjadi sorotan DPR. Menkes Budi Gunadi Sadikin menyebut penanganan TB diperkuat lewat dana hibah.
Rusia diduga memasok informasi intelijen kepada Iran lewat satelit mata-mata untuk membantu serangan presisi terhadap aset militer AS.
KPK mengungkap modus kasus HGB Summarecon yang menyeret pejabat ATR/BPN, pihak swasta, dan uang sitaan senilai Rp106,3 miliar.
KPK menggeledah sejumlah ruangan di Kementerian ATR/BPN terkait penyidikan dugaan suap pengurusan HGB PT Summarecon Agung Tbk.
Bos Xiaomi Indonesia Michael Feng memastikan mobil listrik Xiaomi akan dibawa ke Indonesia, tetapi waktunya masih harus menunggu.
Pemimpin perusahaan AI menyerukan perlambatan pengembangan model frontier demi keamanan. AS menghadapi dilema antara mitigasi risiko dan persaingan dengan China