Jadwal Roma vs Real Madrid 15 Oktober, Mourinho Hadapi Mantan Klub
AS Roma menjamu Real Madrid pada 15 Oktober dini hari WIB. Simak jadwal, kondisi kedua tim, rekor pertemuan, dan reuni José Mourinho di Olimpico.
SPBU Pertamina. Ilustrasi/Solopos-Nicolous Irawan
Harianjogja.com, JOGJA— Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memberikan garansi penuh bahwa harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite dan Biosolar dipastikan aman dari kenaikan. Komitmen ini tetap dipegang teguh oleh pemerintah meskipun nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kian terpuruk hingga menembus level Rp17.877 per dolar AS.
Wakil Menteri ESDM, Yuliot, menegaskan kebijakan untuk menahan harga bensin penyerapan rakyat ini bakal berlaku konstan setidaknya hingga penghujung tahun nanti. Langkah ini diambil sebagai bantalan sosial krusial demi menjaga daya beli masyarakat di tengah ketidakpastian makroekonomi.
“Untuk kenaikan harga BBM yang untuk subsidi, ini kan sudah disampaikan [tidak naik hingga akhir tahun],” tegas Yuliot dikutip dari Antara, Jumat (29/5/2026).
Selain menjamin stabilitas harga, Yuliot memastikan bahwa ketahanan stok BBM subsidi maupun nonsubsidi secara nasional berada dalam status yang sangat aman. Saat ini, posisi pasokan harian dilaporkan berada jauh di atas batas cadangan minimal operasional nasional yang dipatok di angka 23 hari.
“Misalkan untuk Pertalite itu jauh di atas cadangan minimal, dan juga untuk solar CN48 itu juga di atas cadangan minimal,” imbuh Yuliot.
Guna memitigasi dampak pelemahan kurs rupiah yang semakin liar terhadap dolar AS, Kementerian ESDM terus memacu strategi penguatan sektor hulu. Pemerintah kini fokus mendorong peningkatan volume produksi minyak mentah di dalam negeri serta mengoptimalkan kesiapan infrastruktur kilang domestik agar mampu menekan ketergantungan terhadap keran impor jangka panjang.
Tekanan Kurs dan Realisasi ICP
Kondisi mata uang Garuda di pasar spot saat ini memang sedang berada dalam tekanan yang berat seusai melewati level psikologis baru di kisaran Rp17.700 hingga Rp17.800 per dolar AS. Padahal, Bank Indonesia sebelumnya sudah mengambil langkah agresif dengan mengatrol suku bunga acuan (BI-Rate) sebesar 50 basis poin (bps) ke level 5,25 persen demi menjaga stabilitas rupiah. Berdasarkan Kurs Transaksi Bank Indonesia per Jumat (29/5/2026), nilai tukar bahkan telah menyentuh Rp17.877 per dolar AS.
Meski demikian, indikator lain di sektor komoditas masih memberikan ruang napas bagi anggaran negara. Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, mengungkapkan bahwa harga rata-rata minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) secara kumulatif dari Januari hingga Mei 2026 ini masih berada di bawah asumsi batas aman.
Meskipun pada periode April 2026 angka ICP sempat melonjak ke level 117,31 dolar AS per barel, namun secara rata-rata tahunan posisinya masih bertengger di kisaran 80–81 dolar AS per barel.
“Rata-rata ICP kita sekarang itu kurang lebih sekitar 80–81 dolar AS dari bulan Januari sampai sekarang. Jadi, belum sampai 100 dolar AS,” urai Bahlil Lahadalia.
Atas dasar kalkulasi riil kuartalan itulah, Bahlil kembali melayangkan optimisme bahwa postur anggaran subsidi energi masih kuat menahan harga BBM jatah rakyat tetap stabil hingga akhir tahun 2026. “Insya-Allah sampai akhir tahun,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
AS Roma menjamu Real Madrid pada 15 Oktober dini hari WIB. Simak jadwal, kondisi kedua tim, rekor pertemuan, dan reuni José Mourinho di Olimpico.
Pemda DIY menganggarkan Rp373 juta untuk perbaikan pagar Mandala Krida pada 2026. DPRD DIY sempat mengusulkan anggaran ditunda.
IMF memperingatkan tekanan utang negara berkembang akibat konflik AS-Iran, sementara perlambatan investasi AI berisiko menekan ekonomi global.
Rupiah melemah 18 poin ke Rp17.918 per dolar AS pada Rabu (14/10/2026), tertekan kenaikan harga minyak dunia dan menanti data inflasi AS.
Polda Metro Jaya menaikkan kasus penganiayaan pengurus BEM UI Hafidz Hernanda ke penyidikan. Polisi memeriksa tujuh saksi dan menelusuri 26 titik CCTV.
KPK mencatat pemulihan aset negara Rp603 miliar hingga triwulan III 2026, termasuk Rp106 miliar dari perkara korupsi pejabat ATR/BPN.