Prabowo Ungkap Rp49 Triliun Uang Tak Bertuan Segera Masuk Kas Negara
Prabowo ungkap Rp49 triliun uang tak terurus di bank akan masuk negara. Dana diduga terkait koruptor dan siap dimanfaatkan untuk rakyat.
Ketua Umum PPP, Muhamad Mardiono. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Peta politik di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengalami pergeseran signifikan menyusul pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) Serentak Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang digelar di Kulonprogo, Sabtu (25/4/2026).
Momentum konsolidasi internal ini ditandai dengan migrasi besar-besaran sejumlah tokoh kunci dari partai lain ke dalam partai berlambang Kakbah tersebut. Oleh karena itu partai ini optimistis akan memperoleh hasil besar di 2029 mendatang.
Arus bergabungnya kader baru ini tidak main-main. Sejumlah gerbong yang merapat diketahui merupakan mantan pengurus inti serta tokoh berpengalaman dari Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Ummat.
Kehadiran mereka membawa misi besar untuk mendongkrak perolehan kursi legislatif, bahkan secara berani mematok target pembentukan satu fraksi utuh di masing-masing DPRD di wilayah DIY pada pemilu mendatang.
Ketua Umum PPP, Muhamad Mardiono, memandang fenomena eksodus kader lintas partai ini sebagai sebuah dinamika politik yang sehat sekaligus cermin menguatnya kembali kepercayaan publik terhadap PPP.
Ia menilai masuknya tokoh-tokoh yang memiliki basis massa kuat di akar rumput akan menjadi energi baru dalam mesin pemenangan partai.
“Tentunya dalam berdemokrasi, fenomena perpindahan kader [dari satu partai ke partai lain] merupakanhal yang biasa. Ada yang keluar, tetapi juga ada yang masuk. Yang terpenting adalah bagaimana kita memperkuat soliditas dan membangun perjuangan bersama untuk kepentingan rakyat,” tegas Mardiono.
Meski menyambut hangat kehadiran para tokoh tersebut, Mardiono memberikan catatan penting mengenai tata kelola organisasi. Ia menjamin PPP akan tetap menjaga kualitas internal dengan menerapkan sistem pengkaderan yang ketat dan berjenjang bagi setiap anggota baru. Hal ini dimaksudkan agar integrasi kekuatan luar dengan struktur internal lama dapat berjalan harmonis tanpa merusak ritme organisasi.
“Kami di PPP bukan partai yang eksklusif. Sehingga kami membuka diri untuk seluruh kalangan dan kelompok masyarakat, tetapi di internal tentu tetap ada mekanisme kaderisasi yang harus dilalui agar organisasi tetap berjalan dengan baik,” tambahnya.
Melalui Muscab serentak ini, Mardiono berharap DIY kembali menjadi lumbung suara strategis bagi PPP. Dengan kombinasi antara pembenahan internal dan suntikan kekuatan dari tokoh-tokoh eksternal berpengalaman, ia optimis PPP mampu memperluas peran politiknya secara signifikan di Bumi Mataram dan meningkatkan raihan suara dibandingkan periode sebelumnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Prabowo ungkap Rp49 triliun uang tak terurus di bank akan masuk negara. Dana diduga terkait koruptor dan siap dimanfaatkan untuk rakyat.
Polisi mengungkap tarif day care ilegal di Pakem Sleman mencapai Rp50 ribu per hari. Orang tua mengaku menitipkan bayi karena sibuk bekerja.
Kejagung masih menyelidiki dugaan pengurusan perkara yang menyeret Aspidum Kejati Sumsel Atang Pujiyanto.
Afgan menyiapkan 30 lagu hit untuk konser Retrospektif di Jakarta pada Juli 2026, termasuk Terima Kasih Cinta hingga Panah Asmara.
KNKT masih menyelidiki penyebab kecelakaan KRL di Bekasi Timur dengan memeriksa CCTV, black box, dan sistem persinyalan kereta.
IDAI mengingatkan bahaya monkey malaria yang menular lewat nyamuk dari monyet ke manusia dan bisa memicu infeksi berat hingga kematian.