Pemerintah Godok Wajib Nomor HP untuk Akun Medsos
Kemkomdigi mengkaji aturan wajib nomor HP untuk registrasi akun media sosial guna memperkuat keamanan dan akuntabilitas ruang digital.
Foto ilustrasi tanah longsor dibuat menggunakan artificial intelligence.
Harianjogja.com, MEDAN — Bencana tanah longsor terjadi di Kabupaten Nias Selatan dan menelan korban jiwa. Satu orang dilaporkan meninggal dunia dalam peristiwa yang terjadi di wilayah tersebut.
Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Sumatera Utara mencatat longsor dipicu aktivitas penambangan batu di Kecamatan Teluk Dalam pada Kamis (9/4/2026).
Tidak Ada Korban Luka
Berdasarkan data yang diterima di Medan, korban meninggal belum diketahui identitasnya.
Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik BPBD Sumut, Sri Wahyuni Pancasilawati, menyampaikan tidak ada laporan korban luka maupun warga yang mengungsi akibat kejadian tersebut.
Ia menjelaskan, sejumlah langkah penanganan telah dilakukan oleh pihak terkait. Pemerintah daerah bersama instansi terkait langsung turun ke lokasi untuk melakukan asesmen serta evakuasi korban.
“Pemerintah Kabupaten Nias Selatan berkoordinasi dengan pemerintah setempat serta melakukan asesmen lokasi terdampak dan evakuasi korban,” ujarnya.
Penanganan Masih Berlangsung
Selain itu, BPBD Sumut juga terus berkoordinasi dengan BPBD setempat guna memastikan proses penanganan berjalan optimal.
Hingga saat ini, tim gabungan masih berada di lokasi untuk melakukan penanganan lanjutan pascakejadian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kemkomdigi mengkaji aturan wajib nomor HP untuk registrasi akun media sosial guna memperkuat keamanan dan akuntabilitas ruang digital.
Lima WNI dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 dilaporkan ditahan Israel di perairan Siprus.
Jemaah haji asal Solo menjalani amputasi jempol kaki di Makkah akibat komplikasi diabetes saat ibadah haji 2026.
Harga minyak mentah Indonesia April 2026 melonjak menjadi 117,31 dolar AS per barel akibat konflik Timur Tengah dan Selat Hormuz.
Dewan Pers mendesak pemerintah Indonesia menempuh jalur diplomatik untuk membebaskan tiga jurnalis yang ditahan Israel.
Sri Wagiyati, pedagang asongan stadion di Jogja, menemukan keluarga baru lewat kedekatannya dengan suporter BCS, Brajamusti, dan Slemania.