Marbot di Sleman Dapat Santunan BPJamsostek Rp42 Juta di Milad DMI
Milad ke-54 DMI Sleman diwarnai penyerahan santunan Rp42 juta kepada marbot. Program perlindungan ini hasil kolaborasi BPJamsostek, Baznas, BSI, dan Pemkab Slem
PSMS Medan harus puas berbagi poin usai bermain imbang 2-2 melawan Persikad Depok dalam lanjutan Liga 2 Indonesia di Stadion Stadion Pakansari, Minggu (5/4/2026).
Harianjogja.com, MEDAN — PSMS Medan harus puas berbagi poin usai bermain imbang 2-2 melawan Persikad Depok dalam lanjutan Liga 2 Indonesia di Stadion Stadion Pakansari, Minggu (5/4/2026).
Meski tampil dominan dan unggul jumlah pemain sejak pertengahan babak pertama, PSMS gagal mengamankan kemenangan.
Pelatih PSMS, Eko Purdjianto, mengaku kecewa dengan hasil tersebut. Ia menilai timnya seharusnya mampu memaksimalkan keunggulan saat lawan bermain dengan 10 orang.
“Kami kecewa. Bermain 11 lawan 10 seharusnya bisa menang, tapi pemain sudah berusaha maksimal,” ujarnya seusai laga.
Kesulitan Bongkar Pertahanan
Menurut Eko, situasi berubah setelah Persikad kehilangan satu pemain. Tim tuan rumah justru memilih bertahan total sehingga menyulitkan PSMS menembus lini belakang.
“Setelah kartu merah, mereka bermain sangat dalam. Kami kesulitan membongkar pertahanan dan sempat lengah hingga kebobolan,” katanya.
Upaya menambah daya gedor di lini depan akhirnya membuahkan hasil dengan gol penyeimbang, meski kemenangan yang diincar tak kunjung tercapai.
Evaluasi Lini Serang dan Bertahan
Eko juga menyoroti kelemahan timnya saat melakukan serangan. Ia menilai para pemain terlalu terburu-buru sehingga kehilangan keseimbangan antara menyerang dan bertahan.
“Saat menyerang kami kurang sabar dan lupa menjaga pertahanan. Itu yang dimanfaatkan lawan,” ujarnya.
Fokus Laga Berikutnya
Usai pertandingan, PSMS memutuskan tetap berada di Bogor untuk melakukan evaluasi tim. Langkah ini diambil sebagai persiapan menghadapi laga berat melawan Garudayaksa FC pada pekan berikutnya.
“Kami akan evaluasi di sini. Laga selanjutnya tidak mudah, tapi kami tetap berusaha mencuri poin,” tegas Eko.
Pemain PSMS, Rudiyana, juga mengakui timnya kurang tenang dalam memanfaatkan keunggulan jumlah pemain di lapangan.
“Kami terlalu terburu-buru untuk mencetak gol, itu yang membuat peluang tidak maksimal,” katanya.
Hasil imbang ini menjadi modal evaluasi bagi PSMS Medan sebelum kembali menjalani pertandingan tandang berikutnya di kompetisi Liga 2 musim 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Milad ke-54 DMI Sleman diwarnai penyerahan santunan Rp42 juta kepada marbot. Program perlindungan ini hasil kolaborasi BPJamsostek, Baznas, BSI, dan Pemkab Slem
DPRD Bantul mendukung pengangkatan guru P3K penuh waktu pada 2027, tetapi meminta kepastian pendanaan agar APBD tetap sehat.
Persija Jakarta resmi melepas Gustavo Almeida jelang Super League 2026/2027 setelah tiga musim dan mencetak 31 gol dari 55 laga.
Ranking BWF terbaru menempatkan Putri Kusuma Wardani di peringkat ketujuh dunia setelah Kejuaraan Dunia 2026 di New Delhi.
Revaldo kembali ditangkap polisi terkait dugaan penyalahgunaan sabu. Polisi menemukan tiga plastik klip bekas sabu dan masih mendalami kasus.
Valentino Rossi mendapat pujian dari manajer Öhlins karena kemampuannya membaca karakter motor dan memberi masukan teknis kepada insinyur.