PSSI Pastikan Lapangan Sidolig Siap Digunakan untuk FIFA ASEAN Cup 2026
PSSI mempercepat pemulihan Lapangan Sidolig Bandung untuk latihan tim FIFA ASEAN Cup 2026. Stadion Si Jalak Harupat dinyatakan siap.
Selat Hormuz.ist/X
Harianjogja.com, WASHINGTON— Perundingan antara Amerika Serikat dan Iran memanas setelah muncul tuntutan Teheran agar kedaulatannya atas Selat Hormuz diakui. Pemerintah AS langsung menolak permintaan tersebut dan menyebutnya tidak dapat diterima oleh komunitas internasional.
Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, menegaskan pengakuan atas Selat Hormuz bukan hanya ditolak oleh Washington, tetapi juga oleh negara-negara lain di dunia.
“Pengakuan kedaulatan atas Selat Hormuz bukan hanya tidak dapat diterima oleh kami, tetapi juga oleh komunitas internasional. Tidak ada negara yang akan menyetujuinya,” kata Rubio kepada Al Jazeera, Senin (30/3/2026).
Ketegangan ini muncul di tengah upaya diplomasi yang masih berlangsung. Sebelumnya, utusan khusus AS, Steve Witkoff, mengungkapkan bahwa Washington telah mengajukan 15 poin rencana perdamaian kepada Iran melalui Pakistan.
Menurutnya, proposal tersebut sempat mendapat respons positif. Namun, pemerintah Iran justru menilai rencana itu tidak realistis.
Melalui laporan kantor berita Tasnim News Agency, Teheran disebut telah mengirimkan tanggapan resmi kepada AS dan kini menunggu balasan dari Washington.
Dalam responsnya, Iran mengajukan sejumlah syarat, termasuk penghentian konflik di berbagai wilayah yang melibatkan sekutunya di kawasan. Selain itu, tuntutan pengakuan atas Selat Hormuz menjadi salah satu poin utama yang memicu kebuntuan negosiasi.
Ketegangan kedua negara semakin meningkat setelah serangan militer pada 28 Februari lalu. Amerika Serikat bersama Israel melancarkan serangan ke sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran, yang menimbulkan kerusakan dan korban sipil.
Iran kemudian membalas dengan menyerang wilayah Israel serta fasilitas militer milik Amerika di Timur Tengah, memperluas eskalasi konflik di kawasan.
Situasi tersebut berdampak langsung pada Selat Hormuz, jalur strategis yang menjadi pintu utama distribusi minyak dan gas alam cair dari negara-negara Teluk Persia ke pasar global. Ketegangan yang terus meningkat bahkan memicu blokade de facto di jalur vital tersebut.
Dampaknya tidak hanya dirasakan di kawasan, tetapi juga memengaruhi stabilitas pasokan energi dunia, termasuk penurunan ekspor dan produksi minyak dari wilayah tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
PSSI mempercepat pemulihan Lapangan Sidolig Bandung untuk latihan tim FIFA ASEAN Cup 2026. Stadion Si Jalak Harupat dinyatakan siap.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo 25 September 2026 dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 25 September 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Harga mobil baru di AS mencapai sekitar US$50.000. Survei Cox Automotive menunjukkan 69% konsumen Gen Z mempertimbangkan merek China.
Bentley Torcal resmi debut sebagai mobil listrik pertama Bentley. SUV ini punya tenaga 888 PS, baterai 113,2 kWh, dan jarak tempuh hingga 600 km.
Pemkab Kulonprogo menguji pembayaran retribusi berbasis MPOS di wisata, pasar, dan parkir. Sistem ditargetkan siap diterapkan lebih luas pada 2027.