PHK di Sleman Capai 318 Pekerja, Ini Penyebabnya
Disnaker Sleman mencatat 318 pekerja terkena PHK hingga semester I 2026. Kondisi ekonomi dan finansial perusahaan menjadi pemicunya.
Ramadan - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Sidang Isbat Ramadan 2026 untuk menetapkan awal puasa 1447 Hijriah dijadwalkan berlangsung pada Selasa (17/2/2026) oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Hal ini ditegaskan pemerintah bahwa keputusan awal Ramadan akan diumumkan setelah seluruh tahapan sidang selesai dilaksanakan.
Sidang Isbat Ramadan 2026 tersebut akan dipimpin langsung Menteri Agama Nasaruddin Umar dan digelar di Auditorium H.M. Rasjidi, Kantor Kementerian Agama Republik Indonesia di Jakarta sebagai forum resmi penetapan awal ibadah puasa bagi umat Islam di Indonesia.
Penetapan awal Ramadan melalui Sidang Isbat dilaksanakan melalui tiga tahapan utama yang selama ini menjadi standar pemerintah dalam menentukan awal bulan Hijriah. Tahapan pertama adalah pemaparan data hisab atau perhitungan astronomi mengenai posisi hilal oleh tim ahli Kementerian Agama sebagai dasar ilmiah awal sebelum observasi lapangan dilakukan.
Tahap kedua berupa verifikasi hasil rukyatul hilal atau pemantauan bulan sabit muda yang dilakukan di 37 titik pengamatan di seluruh wilayah Indonesia. Lokasi tersebut dipilih secara strategis untuk memperoleh laporan paling akurat mengenai kemungkinan terlihatnya hilal.
Tahap ketiga adalah musyawarah dan pengambilan keputusan yang melibatkan seluruh peserta sidang. Hasil keputusan tersebut kemudian menjadi acuan resmi pemerintah dan diumumkan kepada masyarakat melalui konferensi pers.
Dalam menentukan awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijjah, Kementerian Agama menggunakan pendekatan integrasi hisab dan rukyat yang memadukan perhitungan astronomi dengan pengamatan langsung guna menjaga kesatuan umat Islam di Indonesia.
Selain itu, pelaksanaan Sidang Isbat Ramadan 2026 juga diperkuat dengan regulasi terbaru berupa Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 1 Tahun 2026 yang bertujuan meningkatkan transparansi, kepastian hukum, serta keseragaman penetapan awal bulan Hijriah secara nasional.
Sidang Isbat akan dihadiri berbagai unsur, antara lain perwakilan organisasi masyarakat Islam, Majelis Ulama Indonesia (MUI), perwakilan duta besar negara-negara Islam, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), ahli falak atau astronomi, anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), serta perwakilan Mahkamah Agung. Kehadiran berbagai pihak tersebut diharapkan menghasilkan keputusan yang komprehensif dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah maupun syar’i, sekaligus merujuk pada fatwa MUI mengenai penetapan awal bulan Hijriah.
Meski Sidang Isbat Ramadan 2026 pemerintah baru digelar 17 Februari, Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah lebih dahulu menetapkan bahwa 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Rabu (18/2/2026) berdasarkan metode hisab hakiki yang digunakan organisasi tersebut secara konsisten.
Masyarakat tetap diimbau menunggu pengumuman resmi pemerintah setelah Sidang Isbat Ramadan 2026 selesai dilaksanakan agar memperoleh kepastian tanggal awal puasa yang berlaku secara nasional, sekaligus menjadi rujukan bersama dalam pelaksanaan ibadah Ramadan tahun ini di Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Disnaker Sleman mencatat 318 pekerja terkena PHK hingga semester I 2026. Kondisi ekonomi dan finansial perusahaan menjadi pemicunya.
Gunung Anak Krakatau erupsi enam kali pada Senin pagi hingga siang. Kolom abu mencapai 250 meter dan statusnya masih Level III Siaga.
BMKG Yogyakarta mengimbau nelayan dan wisatawan mewaspadai gelombang tinggi hingga empat meter pada 24-27 Agustus 2026.
Polda Metro Jaya menjelaskan status rekening Supriyono, warga Pati, yang disebut menampung donasi Rp80 juta untuk kebutuhan aksi.
Kemenkop menggelar magang bagi 90 pengurus KDKMP untuk mempelajari model bisnis koperasi pertanian dan serba usaha di pesantren.
Iran mengancam memblokir pengiriman minyak melalui Selat Hormuz jika AS melanjutkan perang ekonomi terhadap Teheran.