Afgan Siapkan 30 Lagu di Konser Retrospektif Jakarta
Afgan menyiapkan 30 lagu hit untuk konser Retrospektif di Jakarta pada Juli 2026, termasuk Terima Kasih Cinta hingga Panah Asmara.
Kondisi jalur rel antara Stasiun Pekalongan dan Stasiun Sragi yang tergenang banjir, Senin (19/1/2026). ANTARA/ist-KAI Daop Semarang
Harianjogja.com, SEMARANG—Arus perjalanan kereta api di jalur pantura Jawa Tengah mulai berdenyut kembali seusai banjir surut. Jalur KA antara Stasiun Pekalongan dan Stasiun Sragi kini dapat dilintasi, meski masih dengan pembatasan kecepatan demi menjaga keselamatan.
Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menyampaikan genangan air yang sempat menutup lintasan telah berada di bawah kepala rel sejak Senin (19/1/2026) siang.
“Genangan sudah surut, ketinggian genangan sudah di bawah kepala rel,” kata Luqman di Semarang, Senin (19/1/2026).
Ia menjelaskan, kereta yang melintas pada petak tersebut masih dibatasi dengan kecepatan maksimal 30 kilometer per jam. Pembatasan ini diberlakukan sebagai langkah pengamanan selama proses pemulihan prasarana berlangsung.
Seusai air surut, PT KAI langsung memusatkan perhatian pada percepatan normalisasi jalur dengan tetap memastikan keamanan dan keandalan perjalanan kereta.
“Setelah genangan surut, petugas melakukan langkah teknis untuk memperbaiki geometri rel atau mengembalikan posisi rel agar sesuai standar, mulai dari ketinggian, kelurusan, kemiringan, hingga kestabilan,” tambahnya.
Berbagai upaya tersebut diharapkan dapat segera mengembalikan operasional perjalanan kereta api ke kondisi normal.
“KAI terus mempercepat normalisasi dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan perjalanan kereta api,” katanya.
Sebelumnya, jalur KA di pantura Jawa Tengah terputus sejak Minggu (19/1) menyusul banjir yang melanda wilayah Pekalongan. Banjir menggenangi rel di antara Stasiun Pekalongan dan Stasiun Sragi, sehingga memaksa penghentian sementara perjalanan sejumlah kereta.
Meski lintasan kini kembali dapat dilalui, sejumlah perjalanan KA masih dibatalkan sebagai dampak lanjutan bencana alam tersebut, sembari menunggu pemulihan jalur benar-benar stabil untuk mendukung operasional penuh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Afgan menyiapkan 30 lagu hit untuk konser Retrospektif di Jakarta pada Juli 2026, termasuk Terima Kasih Cinta hingga Panah Asmara.
Maskapai penerbangan Eropa mulai memangkas penerbangan akibat lonjakan harga bahan bakar jet yang membuat sejumlah rute tidak lagi menguntungkan.
Meta menghadirkan fitur Incognito Chat AI di WhatsApp dengan teknologi Pemrosesan Privat untuk menjaga kerahasiaan percakapan pengguna.
KPK memperpanjang penahanan Bupati nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Wibowo terkait dugaan korupsi pemerasan OPD.
Mendag Budi Santoso memastikan impor bahan baku plastik berupa nafta dari AS mulai masuk Indonesia pada pertengahan Mei 2026.
Kemenkes mengingatkan cara aman menyimpan dan mengolah daging kurban agar terhindar dari bakteri dan penyakit zoonosis saat Iduladha.