Rezza Kalah dari Pemanah Korea Selatan, Indonesia Gagal Raih Medali Asian Games
Rezza Octavia tersingkir di 16 besar Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Indonesia kembali tanpa medali recurve individu putri.
Ilustrasi ./Pixabay-Ulrike Mai
Harianjogja.com, JAKARTA—Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengapresiasi buku The Broken String karya Aurelie Moeremans yang dinilai penting dalam edukasi bahaya child grooming.
Anggota KPAI, Dian Sasmita, menyatakan bahwa karya ini membantu membuka cakrawala publik mengenai modus kejahatan yang sering kali tidak disadari oleh orang tua maupun lingkungan sekitar.
"Kami berterima kasih sekali adanya buku itu sehingga membuka pengetahuan masyarakat luas terkait apa itu child grooming. Ternyata, child grooming itu ada di sekitar kita," ujar Dian Sasmita dalam acara Laporan Akhir Tahun (LAT) 2025 di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Memahami Modus Manipulatif "Child Grooming"
Dian menjelaskan bahwa kejahatan child grooming memiliki karakteristik yang sangat spesifik, yakni adanya upaya manipulatif dari pelaku untuk membangun ikatan emosional dengan korban. Tujuannya adalah untuk memanfaatkan atau mengeksploitasi anak di kemudian hari.
"Manipulasi ini dalam konsep perlindungan anak sudah termasuk aspek kekerasan. Bujuk rayu, memberikan iming-iming, itu semua termasuk bentuk kekerasan juga," tegasnya.
Berdasarkan data KPAI, kasus kekerasan seksual terhadap anak terus menunjukkan tren peningkatan yang mengkhawatirkan:
Dian menambahkan bahwa pelaku kekerasan seksual sering kali berasal dari lingkaran terdekat anak, seperti teman, orang tua, tenaga pendidik, hingga tokoh masyarakat.
Buku Aurelie Moeremans: Melawan Stigma dan Luka Lama
Isu child grooming ini semakin mencuat setelah buku "The Broken String" viral di awal tahun 2026. Meski telah dirilis secara gratis pada 12 Oktober 2025, kontennya yang diangkat dari kisah nyata pengalaman hidup Aurelie Moeremans sebagai korban kekerasan seksual baru-baru ini menyita perhatian luas netizen.
Melalui buku ini, Aurelie melakukan keberanian besar dengan meluruskan berbagai rumor lama, termasuk isu pernikahan tidak sah yang sempat menerpanya. Ia berupaya mematahkan stigma negatif yang selama ini kerap menyudutkan korban.
Lebih dari sekadar membedah luka dan trauma masa lalu, "The Broken String" hadir sebagai narasi inspiratif tentang proses penyembuhan diri (self-healing) yang panjang. Karya ini diharapkan menjadi penguat bagi para penyintas lainnya untuk berani bersuara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Rezza Octavia tersingkir di 16 besar Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Indonesia kembali tanpa medali recurve individu putri.
Dokter Yoga Yuniadi meluruskan anggapan obat hipertensi menyebabkan ginjal rusak dan menjelaskan pentingnya menjaga tekanan darah tetap terkendali.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.
DPRD Kota Jogja mendorong pencegahan korupsi melalui penguatan sistem, tata kelola transparan, akuntabel, dan budaya integritas.
Polri menetapkan 196 tersangka dari 245 laporan karhutla hingga 28 September 2026. Kasus yang melibatkan korporasi juga terus didalami.
Bulog memastikan Beras Kita Premium dapat digunakan untuk kebutuhan MBG sesuai arahan pemerintah, sementara beras fortifikasi bukan pengganti beras premium.