VW Pangkas 50 Persen Mobil, Dampaknya ke Indonesia?
VW Group pangkas 50% model mobil global sebelum 2030. ID. Buzz, Taigo, ID.5 terancam. Simak dampaknya untuk pasar Indonesia di sini.
Pasukan Houthi berbaris sambil memegang senjata api. (ANTARA/Anadolu)
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah Yaman menetapkan status darurat nasional selama 90 hari dan resmi memutus kerja sama keamanan dengan Uni Emirat Arab menyusul konflik dengan kelompok separatis dukungan Abu Dhabi, Selasa (30/12/2025).
Berdasarkan laporan AFP, Kepala Dewan Kepemimpinan Presiden Yaman, Rashad al-Alimi, secara tegas mengakhiri kemitraan pertahanan kedua negara. "Perjanjian Pertahanan Bersama dengan Uni Emirat Arab dengan ini dibatalkan," ujar Alimi dalam pernyataan resminya.
Menyusul pembatalan kerja sama tersebut, Pemerintah Yaman menerbitkan dekrit pemberlakuan status darurat selama 90 hari. Sebagai langkah awal, otoritas setempat menerapkan blokade total pada jalur udara, laut, dan darat selama 72 jam pertama untuk mengamankan kedaulatan wilayah dari intervensi eksternal.
Langkah drastis ini dipicu oleh temuan koalisi pimpinan Arab Saudi terkait adanya pengiriman senjata dari UEA kepada kelompok separatis. Pasukan Southern Transitional Council (STC) dilaporkan melakukan ekspansi agresif di wilayah selatan, termasuk menduduki Provinsi Hadramawt yang strategis dan kaya sumber daya, serta sebagian besar wilayah Mahrah.
Retaknya Koalisi dan Ancaman Stabilitas Teluk
Dalam pidato televisinya, Alimi melabeli gerakan STC sebagai "pemberontakan yang tidak dapat diterima." Ia memerintahkan kelompok separatis tersebut untuk segera menyerahkan wilayah pendudukan kepada pasukan yang didukung oleh Arab Saudi.
Konfrontasi ini menandai keretakan serius dalam internal pemerintahan Yaman yang selama ini sudah rapuh. Persaingan pengaruh antara dua kekuatan besar Teluk—Arab Saudi dan UEA—di dalam wilayah Yaman berisiko memperpanjang perang saudara dan menghambat proses negosiasi damai dengan pemberontak Houthi yang didukung Iran.
Pecahnya fokus pemerintah pusat di Aden dikhawatirkan akan menjadi celah bagi Houthi untuk memperkuat posisi mereka. Sejak menggulingkan pemerintah dari Sana'a pada 2014, Houthi tetap menjadi ancaman utama yang memicu intervensi militer internasional. Ketegangan terbaru antara Yaman dan UEA ini diprediksi akan mengubah peta geopolitik dan strategi keamanan di kawasan Laut Merah secara signifikan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
VW Group pangkas 50% model mobil global sebelum 2030. ID. Buzz, Taigo, ID.5 terancam. Simak dampaknya untuk pasar Indonesia di sini.
Lima SD negeri di Gunungkidul resmi digabung mulai tahun ajaran baru akibat kekurangan murid. Berikut daftar sekolah yang diregrouping.
BPOM temukan 12 produk obat herbal ilegal mengandung sildenafil, parasetamol, deksametason. Klaim stamina pria hingga sesak napas, ancaman pidana 12 tahun.
Gelombang panas ekstrem di Prancis tutup Menara Eiffel lebih awal dan pangkas etape Tour de France. Suhu di atas 35 derajat Celsius, siaga merah meluas.
Mario Aji terjatuh di lap 10 dan gagal finis di Moto2 Jerman 2026. Ivan Ortola juara setelah persaingan sengit di Sachsenring, David Alonso crash di lap 19.
Investor Jepang dan Tiongkok melirik KPI Semin di Gunungkidul. Namun hingga kini investasi baru masih sebatas penjajakan dan belum terealisasi.