Konflik Memanas, Thailand Tekan Kamboja Lakukan Gencatan

Jumali
Jumali Rabu, 17 Desember 2025 14:57 WIB
Konflik Memanas, Thailand Tekan Kamboja Lakukan Gencatan

Ilustrasi Thailand./JIBI

Harianjogja.com, JOGJA—Thailand menekan Kamboja untuk lebih dulu menyatakan gencatan senjata sebagai langkah menghentikan konflik perbatasan yang terus memakan korban jiwa dari kedua negara.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Thailand, Maratee Nalita Andamo, menegaskan bahwa setiap gencatan senjata harus memenuhi syarat yang jelas dan dapat dipercaya. “Merupakan kewajiban Kamboja untuk memulai gencatan senjata karena merekalah yang melanggar wilayah Thailand,” ujarnya seperti dilaporkan Thai PBS.

Lebih lanjut, Thailand juga mendesak Kamboja untuk bekerja sama dalam membersihkan ranjau di sepanjang perbatasan. “Syarat-syarat ini harus dipenuhi agar pertempuran di perbatasan berakhir,” tegas Maratee.

Thailand menuduh Kamboja memasang ranjau darat baru di wilayah perbatasan, sebuah tuduhan yang dibantah keras oleh Phnom Penh. Di sisi lain, Kamboja menuduh Thailand menggunakan bom klaster dalam pertempuran.

Kamboja mendesak Konvensi tentang Amunisi Klaster (CCM) untuk mengutuk penggunaan senjata tersebut di daerah sipil dan menegakkan hukum humaniter internasional. Meskipun Thailand bukan negara pihak dalam konvensi tersebut, Kamboja tetap menyerukan agar Presiden CCM mengutuk penggunaan bom klaster, mengingat ancaman yang ditimbulkan amunisi yang tidak meledak terhadap warga sipil pasca konflik.

Korban jiwa terus berjatuhan. Selain 33 warga sipil dari kedua belah pihak yang tewas, Thailand melaporkan penambahan dua tentara, sehingga total tentara Thailand yang gugur menjadi 19 orang.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online