BUMN Dipangkas Besar-Besaran, Karyawan Dijamin Tetap Aman
Prabowo targetkan BUMN tinggal 250 perusahaan tanpa PHK. Perampingan berpotensi hemat hingga Rp50 triliun per tahun.
Stiker yang tertempel di kayu misteris di tepi Pesisir Barat Lampung. /Instagram.
Harianjogja.com, LAMPUNG—Polda Lampung mengintensifkan koordinasi dengan Kementerian Kehutanan terkait temuan kayu gelondongan dan dugaan pembalakan liar di Kabupaten Pesisir Barat.
Koordinasi dilakukan untuk mendapatkan data lebih akurat mengenai lokasi temuan, baik yang berada di perairan maupun di luar kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS). Polda memastikan seluruh hasil investigasi akan disampaikan secara resmi melalui siaran pers. Informasi teknis, termasuk identifikasi lokasi penebangan, sedang dikumpulkan dari berbagai pihak.
Dalam pemeriksaan awal, sejumlah kayu gelondongan ditemukan memiliki kode batang dan stiker berkop Kementerian Kehutanan serta nama perusahaan PT Minas Pagai Lumber. Temuan label tersebut kini menjadi fokus pendalaman untuk menelusuri asal material maupun kemungkinan pelanggaran kehutanan. Polda Lampung menegaskan penyelidikan dilakukan secara hati-hati agar hasilnya valid.
"Kami baru saja berkoordinasi dengan Kemenhut dan Dinas Kehutanan Provinsi Lampung terkait persoalan di Pesisir Barat," kata Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari, di Mapolda Lampung, Selasa (9/12/2025).
Koordinasi dilakukan agar hasil investigasi yang dilakukan lebih akurat, baik terkait tempat kejadian perkara yang di laut maupun yang berada di luar Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS).
"Untuk informasi akurat terkait persoalan di Pesisir Barat nanti akan dilakukan siaran pers. Besok untuk lebih jelasnya," katanya.
Dia pun mengatakan bahwa dalam siaran pers besok Polda Lampung juga akan menyampaikan temuan label Kemenhut yang tertera di batang pohon yang terdampar di Pesisir Barat. "Termasuk adanya label Kemenhut di kayu itu akan disampaikan besok," ujarnya.
Sebelumnya Polda Lampung telah melakukan pemeriksaan terhadap kayu gelondongan yang terdampar di pantai Kabupaten Pesisir Barat. Dalam pemeriksaan tersebut, ditemukan nomor dan kode batang pada kayu-kayu gelondongan.
Beberapa di antaranya bahkan dilengkapi dengan stiker kode batang kuning yang mencantumkan kop Kementerian Kehutanan Republik Indonesia serta nama perusahaan PT Minas Pagai Lumber.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Prabowo targetkan BUMN tinggal 250 perusahaan tanpa PHK. Perampingan berpotensi hemat hingga Rp50 triliun per tahun.
Balita tewas setelah terjebak lubang proyek di Manggarai, Tebet. Evakuasi berlangsung empat jam sebelum korban dibawa ke rumah sakit.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 29 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 dengan 16 jadwal keberangkatan.
BPS menjamin data Sensus Ekonomi 2026 hanya untuk statistik, bukan pajak. Pendataan menjadi dasar kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.
Menteri Rosan Roeslani menilai kolaborasi riset dan industri menjadi kunci mempercepat hilirisasi serta memperkuat daya saing ekonomi nasional.
Mensos Syaifullah Yusuf menegaskan validitas data menjadi kunci Program Sekolah Rakyat agar bantuan pendidikan tepat sasaran bagi keluarga miskin.